Breaking News:

Tawuran di Jatiasih Bekasi Tewaskan 1 Orang, Polisi Tangkap 9 Anggota Geng Motor

Jajaran Polda Metro Jaya menangkap sembilan orang anggota geng motor pelaku tawuran di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Net
Ilustrasi tawuran 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Jajaran Polda Metro Jaya menangkap sembilan orang anggota geng motor pelaku tawuran di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa tawuran yang menewaskan satu orang itu sempat viral di media sosial.

Kelompok yang terlibat tawuran adalah geng motor "Enjoy Mabes" dan geng motor "Trouble Maker".

"Kejadian sekitar 11 Juli 2021 yang lalu sekitar pukul 02.30 di Jalan Raya Jatirasa, Gang Emin, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ada 9 orang yang berhasil kita amankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat merilis kasus ini, Senin (2/8/2021).

Dari sembilan anggota geng motor yang ditangkap, lanjut Yusri, lima orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.

"Yang dewasa pun cukup muda usianya, yaitu hampir 20-22 tahun. Sisanya yang lima ini anak di bawah umur," ungkap dia.

Keempat tersangka yang dewasa yaitu berinisial S, ACW, MHP, dan RFR.

S dan ACW adalah orang yang membawa senjata tajam dan memnbacok korban.

"MHP ini yang melakukan merekam video dari aksi tawuran itu," ujar Yusri.

Baca juga: DPRD DKI Berencana Gelar Rapat Bahas Perubahan Perda di Puncak Bogor

Baca juga: Fakta Kecelakaan Maut di Bintaro: Pemotor Berhenti di Tengah Jalan, Laju Moge 70 Km Per Jam

Baca juga: Sepi Pembeli, Begini Cara Pengrajin Miniatur Ondel-ondel di Setu Babakan Bertahan Ditengah Pandemi

Sementara itu, tersangka RFR berperan sebagai joki yang mengejar korban menggunakan sepeda motor.

"Korban jatuh, kemudian dilakukan pembacokan oleh saudara S," tutur Yusri.

Polisi kini masih memburu enam tersangka lainnya, di mana tiga di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Yusri menjelaskan, tawuran tersebut dipicu aksi saling ejek di media sosial. Kedua kelompok kemudian melakukan tawuran di lokasi yang telah disepakati.

"Biasanya dia mengundang melalui media sosial agar eksis. Mereka janjian di suatu tempat. Nah, di situ nanti tawuran," kata Yusri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved