Breaking News:

Polisi Selidiki Kasus Karang Taruna Gadungan Tarik Pungli di Ciputat Timur

Polsek Ciputat Timur akan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi terkait kasus yang kadung viral di media sosial itu.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur, Iptu Deni Nova, di Mapolsek Ciputat Timur, Jalan Ir Juanda, Ciputat Timur, Tangsel, Selasa (3/8/2021). 

Si pemudi yang mengatasnamakan diri dari karang taruna meminta sumbangan sebesar Rp 35 ribu dengan modus untuk kegiatan 17-an.

"Kalau kemarin kejadiannya jam tujuh, malam Senin. Jam tujuh dia ke sini, cuma motornya berhenti di Aura Parfum, terus ke sini, yang cowonya di sana, yang ke sini nyamperin cewe," kata Septi di wartegnya.

Septi menyebut si pemudi itu meminta sumbangan dengan cara memaksa dan nada tinggi.

"Maksa, mintanya maksa-maksa. Dia enggak sopan, enggak assalamualaikum, enggak misi-misi, kaya preman gitu, kelihatan banget di CCTV," ujar Septi.

Si peminta sumbangan membawa kuitansi dan sudah tertulis nominalnya Rp 35 ribu seperti yang diminta.

Baca juga: Warteg di Ciputat Timur Disambangi Karang Taruna Gadungan, Narik Pungli Pakai Kuitansi

"Bawa kuitansi, itu sudah dia siapin, sudah ditulis. Jadi kalau ada yang ngasih, tinggal dibagiin saja," kata dia.

Septi melarang pegawainya yang saat itu berjaga untuk memberikan uang.

Hal itu lantaran Septi pernah mengalami hal yang sama tahun lalu dan ternyata penipuan.

Tidak ada kegiatan 17-an di lingkungan RTnya seperti yang diminta pada sumbangan.

"Kalau tahun kemarin dua orang juga, cuma cewe-cewe. Tapi waktu itu saya enggak lihat RTnya, pas saya sudah ngasih uang, terus dianya pergi eh RTnya beda sama RT saya. Ada di kuitansinya."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved