Breaking News:

PPKM Level 4 di DKI Diperpanjang, Pedagang Bendera Merah Putih di Jatinegara Cemas Omzet Turun

Perpanjangan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang membuat pedagang atribut bendera merah putih di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, cemas.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
ampak lapak pedagang atribut bendera merah putih di Pasar Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (3/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Perpanjangan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021 mendatang membuat pedagang atribut bendera Merah Putih di Pasar Jatinegara, Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur cemas.

Yogi, satu pedagang atribut bendera merah putih mengaku cemas omzet dagangnya bakal anjlok terdampak PPKM Level 4 yang ditetapkan guna mencegah penularan Covid-19 meluas.

"Karena sepertinya PPKM ini lebih terasa dampaknya dibanding PSBB lalu. Sementara waktu PSBB lalu omzet saja sudah turun jauh," kata Yogi di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (3/8/2021).

Meski dalam PPKM Level 4 yang berlaku sejak tanggal 26 Juli 2021 pemerintah sudah memberi kelonggaran warga beraktivitas, menurutnya hal tersebut tidak menjamin omzet dagang.

Alasannya daya beli warga yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 lalu hingga kini belum sepenuhnya pulih, khususnya bagi pekerja sektor informal tanpa penghasilan tetap.

ampak lapak pedagang atribut bendera merah putih di Pasar Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (3/8/2021).
ampak lapak pedagang atribut bendera merah putih di Pasar Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (3/8/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Apalagi sekarang ada penyekatan kan, enggak semua orang bisa masuk Jakarta. Sementara pembeli kan dari mana saja, apalagi pembeli dalam jumlah banyak untuk dijual lagi," ujarnya.

Mengharapkan pembeli dari pihak perusahaan yang bisanya membeli dalam jumlah banyak untuk dekorasi kantor pun dirasa sulit karena selama PPKM aktivitas kerja pegawai dilakukan dari rumah.

Yogi menuturkan secara harga jual atribut meliputi bendera, umbul-umbul, background, hingga pernak-pernik kecil di lapaknya tidak mengalami kenaikan harga jual signifikan dibanding tahun 2020.

Baca juga: Ledakan di Stasiun LRT Jakarta Pegangsaan Dua, Polisi Lakukan Penyelidikan: Saksi Dengar Dentuman

Masih berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 200 ribu, tergantung pada ukuran dan model atribut merah putih yang digunakan untuk menyemarakkan HUT Indonesia ke-76 pada 17 Agustus 2021.

"Kalau sekarang naik atau turunnya omzet belum ketahuan, karena masih awal bulan Agustus kan. Biasanya mulai agak ramai itu setelah lewat tanggal 10. Ya mudah-mudahan sih ramai pembeli," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved