Bansos

Usai Salurkan BLT Subsidi Gaji Tahap I, Pemerintah Cairkan BSU ke 1,25 Juta Pekerja di Tahap II

Usai bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji tahap I, pemerintah akan salurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 1,25 juta pekerja di tahap II.

Editor: Suharno
Shutterstock via Kompas
Ilustrasi bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah salurkan bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji tahap I, pemerintah akan salurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada 1,25 juta pekerja di tahap II.

Simak juga cara cek bantuan langsung tunai BLT subsidi atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp 1 juta bagi para pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.

BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan data calon penerima bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap II pada Senin (16/8/2021).

Sebelumnya pada tahap I, BPJS Ketenagakerjaan sendiri sudah menyerahkan 1.000.200 data calon penerima bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Kemudian di tahap II bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) ini, data yang diserahkan berjumlah 1,25 juta.

Baca juga: BP Jamsostek Sebut 42.153 Pekerja Tidak Lolos Verifikas Bantuan Langsung Tunai BLT Subsidi Gaji

Dengan demikian, total data yang telah diserahkan BPJS Ketenagakerjaan hingga saat ini sebanyak 2,25 juta data dari target Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2021 yang menyasar 8,7 juta lebih pekerja

Data tersebut telah diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) selaku pihak yang mengadakan bantuan langsung tunai BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, penyerahan data BSU dilakukan secara bertahap. 

Hal ini untuk memastikan agar penyaluran bantuan tepat sasaran, serta meminimalisir terjadinya kesalahan distribusi BSU.

Baca juga: Siapkan KTP untuk Cek Penerima Bantuan Subsidi Upah, BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta Cair

Ada 947.669 terima BSU Sebagaimana diketahui, jumlah pekerja yang menerima dana BSU Rp 1 juta sebanyak 947.669 pekerja

Namun, dari angka tersebut ada 42.153 data pekerja tidak lolos verifikasi, karena tercatat sebagai penerima bantuan lain.

Kemudian, sebanyak 10.378 data pekerja dinyatakan gagal transfer. 

Hal ini disebabkan karena rekening pekerja berstatus dormant atau tidak valid.

TONTON JUGA:

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved