Viral di Medsos
Bocah 4 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua Angkat di Tangsel, Tega Lakukan Ini Sampai Videonya Viral
Anak laki-laki berusia 4 tahun di Perumahan Villa Bintaro Regency, Pondok Kacang Timur, mengalami tindakan kekerasan oleh orang tua angkatnya.
TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang anak laki-laki berusia 4 tahun di Perumahan Villa Bintaro Regency, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel, mengalami tindakan kekerasan oleh orang tua angkatnya.
Aksi kekerasan dilakukan terduga orang tua angkat dengan membanting anak laki-laki berusia 4 tahun tersebut.
Setelah diangkat, bocak laki-laki itu lalu dijatuhkan ke lantai.
Video kekerasan tersbeut viral di media sosial.
Aksi penganiayaan yang direkam pelaku itu pun segera ditanggapi pihak Kepolisian dan Pemkot Tangsel.
Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin bersama Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ikhsan meninjau langsung ke rumah korban.

Iman mengatakan pihaknya mendapati informasi kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak dari sebuah video yang tersebar luas di media sosial Whatsapp.
Mendapati informasi tersebut, pihaknya langsung menuju ke rumah korban untuk membuktikan kebenaran kejadian tersebut.
Baca juga: Kasus Penganiayaan Ojol kepada Kakek 72 Tahun di Polres Jaktim Akan Dilaporkan Keluarga ke Polda
"Bersama Pak Wakil Wali Kota mendapatakan informasi tadi sore bahwa di perumahan ini ada tindak pidana yang diduga tindak pidana kekerasan terhadap anak dimana korbannya anak usia 4 tahun," katanya saat ditemui di lokasi pada Jumat (20/8/2021).
Iman menuturkan saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap para saksi maupun terduga pelaku.
Menurutnya pelaku merupakan orangtua angkat dari sang anak laki-laki berusia 4 tahun tersebut.
"Selanjutnya kami akan penyidikan terhadap dugaan tindak kekerasan anak itu yang juga dilakukan oleh orang tua angkat anak tersebut," ungkapnya.
Adapun saat ini sang anak sedang menjalani proses visum di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel akibat dugaan kekerasan yang dialaminya.

Viral di medsos
Dugaan kasus kekerasan terhadap anak kembali terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).