Istri Tak Beri Kepuasan, Suami Tega Lakukan Tindakan Tak Pantas ke Anak Tiri: Dikasih Uang Pelicin

Seorang ayah berinisial SS (44) tega merudapaksa anak tirinya berinisial YY. Aksinya dilakukan karena tak pernah dilayani oleh istrinya.

Editor: Wahyu Septiana
Kompas.com
Ilustrasi - Ilustrasi - Seorang ayah berinisial SS (44) tega merudapaksa anak tirinya berinisial YY. Aksinya dilakukan karena tak pernah dilayani oleh istrinya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang ayah berinisial SS (44) tega melakukan tindakan tak terpuji dengan merudapaksa anak tirinya berinisial YY.

Aksi tak terpuji yang dilakukan SS terhadap YY dilakukan sejak tahun 2014.

Perbuatan bejat yang dilakukan SS lantaran sang istri tak pernah melayani keinginan berhubungan badan.

Ironisnya, perbuatan bejat itu sudah dilakukan pelaku selama bertahun-tahun.

Setiap melakukan aksinya, pelaku selalu mengancam korban dan memberikan uang pelicin.

Kini pelaku telah diamankan unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Upi.com)

Dari keterangannya pelaku mengaku sudah sering menggauli anak tirinya, bahkan saat tidur di dalam kamar bersama istri dan dua orang anaknya.

"Tidurnya sama istri dan anak, ketika minta sama istri tak dikasih. Selama saya melakukan aktivitas itu, istri tidak tahu karena tidur, " ujar Semet saat dimintai keterangan, Kamis (19/8/202).

Baca juga: Bocah 4 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua Angkat di Tangsel, Tega Lakukan Ini Sampai Videonya Viral

Sejak tahun 2014 lalu, kala itu korban masih berusia 10 tahun dan duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar (SD).

"Pertama kali saya lakukan di Pangkalan Benteng, Talang Kelapa. Saat kejadian itu dia (korban) menangis, tapi tetap saya lanjutkan, " singkatnya.

Bahkan setiap kali menggauli, ia kerap memberikan uang Rp 50 ribu usai melakukan aktivitas tersebut kepada korban agar tidak menceritakan kepada keluarga dan orang lain.

"Seminggu saya minta dua kali, pas tidur malam hari atau istri tidak di rumah. Sekarang saya menyesal," katanya.

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual (Kompas.com)

Kasus ini diketahui setelah korban menceritakan hal ini kepada ayah kandung dan saksi, karena tidak tahan dengan perlakuan yang diterima.

"Karena tidak tahan dengan kebejatan tersangka, korban menceritakan hal tersebut kepada saksi (Gun), saksi (Ag), dan ayah kandung korban, " ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi saat dijumpai.

Korban selalu diberi berbagai ancaman dari tersangka jika kemauannya tidak dituruti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved