Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Bisakah Terkena DBD dan Covid-19 Secara Bersamaan? Cek Juga Cara Pengobatannya

Jangan lengah mengenai penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi Covid-19.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Freepik.com
Bisakah Terkena DBD dan Covid-19 Secara Bersamaan? Cek Juga Cara Pengobatannya 

TRIBUNJAKARTA.COM -  Jangan lengah mengenai penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi Covid-19.

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebarkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Ketika terinfeksi virus dengue yang dibawa oleh nyamuk tersebut, seseorang kemungkinan besar akan mengalami perjalanan demam naik-turun.

Perjalanan demam ini sering juga disebut sebagai Siklus Pelana Kuda.

Disebut demikian karena ketika digambarkan, laju perkembangan penyakitnya terlihat tinggi-rendah-tinggi yang mirip seperti alas duduk penunggang kuda.

Ilustrasi
Ilustrasi (Designed by Freepik)

Lantas bisakah seseorang mengidap demam berdarah dan covid-19 sekaligus?

Dikutip dari NCBI, seseorang bisa saja terkena demam berdarah dan covid-19 secara bersamaan.

Baca juga: Cek Syarat Vaksinasi Bagi Ibu Hamil dan Menyusui, Ini 3 Jenis Vaksin yang Diperbolehkan

Meski demikian, patut diingat jika demam berdarah dan COVID-19 sulit dibedakan karena memiliki fitur klinis dan laboratorium yang sama.

Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa DBD dan COVID-19 memiliki gejala yang tumpang tindih.

Beberapa penulis bahkan menggambarkan kasus yang salah didiagnosis sebagai demam berdarah, di mana kemudian dikonfirmasi sebagai COVID-19. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved