Tangis Keluarga Besar dan Teka-teki Jejak Kaki Berbeda di Lokasi Temuan Ibu & Anak di Bagasi Mobil

Polisi terus mendalami kasus penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang pada Rabu (18/8/2021) lalu. Temuan jejak kaki berbeda.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
tribunjabar/fauzi noviandi
Kapolres Subang, AKBP Sumarni. Polisi masih terus mendalami kasus penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang pada Rabu (18/8/2021) lalu. 

Yeti menyebutkan Tuti dan Amalia tidak pernah mempunyai masalah apapun dengan keluarga besarnya.

"Amalia sopan banget kalo lagi bersama keluarga lain juga cuman senyum-senyum baik banget masyaAllah mereka berdua tuh," ujarnya sambil menahan tangis saat ditanya wartawan.

Menurut Yeti, dirinya sempat tidak percaya setelah mengetahui kabar buruk tersebut dari keluarga mengenai Tuti serta Amalia yang ditemukan tewas.

"Awalnya saya tidak percaya sama sekali, setelah mengetahui dari Yosep (Adik Iparnya Yeti), saya di situ langsung merinding sampai-sampai tidak sadarkan diri saya pingsan," ucap Yeti.

Baca juga: Ibu & Adik Meninggal di Bagasi Mobil, Yoris Ungkap Kenangan Terakhir Korban: Tak Biasa Datangi Rumah

Tetangga Tak Curiga

Iring-iringan masyarakat mengantar jenazah Tuti (55) dan Amalia (23) yang jadi korban pembunuhan di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).
Iring-iringan masyarakat mengantar jenazah Tuti (55) dan Amalia (23) yang jadi korban pembunuhan di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Cucu (33) tetangga keluarga besar Yosep tak menaruh curiga saat kejadian temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil.
'
Yosep merupakan suami dan ayah dari kedua korban tersebut.

Cucu mengatakan bersama warga lain tidak mendengar atau melihat kecurigaan apapun disekitaran rumahnya sebelum kejadian.

"Saya gak mendengar sama lihat curiga apapun, saya juga kaget waktu warga ngasih tau kali ibu Tuti sama neng Amalia meninggal," ucap Cucu , Sabtu (21/8/2021).

Baca juga: Jejak Tercecer Sekitar Pintu Dapur Hingga Garasi Bongkar Jasad Ibu dan Anak di Bagasi Mobil

Cucu merupakan pemilik warung makanan disekitaran lokasi kejadian.

Cucu mengatakan beberapa bulan lalu sempat berkomunikasi dengan Tuti melalui chating.

"Sebelumnya juga pernah komunikasi, ibu Tuti sempat memesan makanan kepada saya, tapi itu udah lumayan lama juga," ujarnya.

Kondisi barang bukti kendaraan Toyota Alphard yang saat ini sudah berada di Polsek Jalan Cagak Polres Subang, Kamis (19/8/2021).
Kondisi barang bukti kendaraan Toyota Alphard yang saat ini sudah berada di Polsek Jalan Cagak Polres Subang, Kamis (19/8/2021). (Tribun Jabar)

Cucu menyebutkan bahwa, keluarga besar dari Yosep sendiri terbilang tidak pernah mendapatkan masalah dari tetangga.

"Yang saya lihat dari pribadi saya keluarga pak Yosep sangat baik tidak pernah neko-neko memang," kata Cucu.

"Apalagi pak Yosepnya sendiri, orangnya sangat baik tidak pernah ada omongan miring dari tetangga," tuturnya.

Dapat diketahui bahwa, untuk lokasi kejadian temuan dua mayat tersebut memang untuk jarak dengan pemukiman warga lain cukup jauh, sehingga apabila terjadi sesuatu warga sekitar pun tidak mendengar.

Bahkan, dari bagian samping rumah tersebut merupakan tanah kosong yang cukup luas.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan topik Penemuan Mayat di Subang

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved