Cerita Kriminal
Jejak Tercecer Sekitar Pintu Dapur Hingga Garasi Bongkar Jasad Ibu dan Anak di Bagasi Mobil
Temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang terungkap berkat jejak ceceran darah di kediaman korban. Begini penjelasan Ketua RT.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang terungkap berkat jejak ceceran darah di kediaman korban.
Korban pembunuhan jasad ibu dan anak di bagasi mobil itu bernama Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) di Dusun Ciseuti, Subang.
Ketua RT setempat Dede menceritakan detik-detik penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil.
Awalnya penemuan jasad ibu dan anak berdasarkan laporan warga.
Saat itu, warga melaporkan adanya hal mencurigakan di rumah tersebut.
Baca juga: Papan Penggilas Jadi Petunjuk Penyebab Kematian Ibu dan Anak di Bagasi Mobil: Diduga Sempat Melawan
"Awalnya itu saya lihat bercak darah di belakang rumah dekat pintu dapur. Saya lihatin bercak darahnya, saya lihatin ikuti jejaknya bercak darah ternyata sampai di garasi ternyata masih ada darah," ucap Dede di rumah kejadian, Jumat (20/8/2021).
Ketika di garasi itu, ada mobil mewah Toyota Alphard terparkir dengan kaca tengah terbuka.
Ia datang ke rumah itu setelah warga melapor.

"Laporan warga kemarin 18 Agustus itu sekitar 07.30. Kondisinya di garasi berceceran, ternyata di dalam mobil bagian belakang," kata Dede.
Kedua korban pembunuhan itu kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).
Dugaan Polisi
Polisi menduga pelaku pembunuhan ibu dan anak telah dikenal korban.
Dugaan ini berdasarkan temuan di rumah korban di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Baca juga: Tangis Pecah Saat Pemakaman Ibu & Anak yang Ditemukan di Bagasi Mobil, Terungkap Hasil Autopsi
Pelaku dapat menghabisi ibu dan anak karena diduga telah memahami situasi rumah korban.
Apalagi tak ada pintu yang dirusak serta tak ada harta benda yang hilang.