Cerita Kriminal
Jejak Tercecer Sekitar Pintu Dapur Hingga Garasi Bongkar Jasad Ibu dan Anak di Bagasi Mobil
Temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang terungkap berkat jejak ceceran darah di kediaman korban. Begini penjelasan Ketua RT.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Penelusuran Tribun, Yayasan Bina Prestasi ini dipimpin oleh Youries Raja Amallullah dan Operator Yayasan yakni Amalia Mustika Ratu.
Yayasan Bina Prestasi juga menaungi SMK swasta di Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang.
Baca juga: Sosok Mayat Wanita Ditemukan di Kotak Penyimpanan Bagasi Mobil yang Terparkir 5 Hari di Bogor
Amalia Mustika Ratu merupakan korban tewas dalam kasus pembunuhan sadis tersebut sedangkan Youries (sebelumnya disebut Yoris) merupakan kakaknya.
Tangis Suami Korban

Suasana haru menyelimuti proses pemakaman Tuti Suhartini (55) dan anak perempuannya, Amalia Mustika Ratu (23), di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Kamis (19/8).
Yosef (55), suami Tuti, tak bisa menahan tangis.
Begitu juga sejumlah tetangga dan kerabat, yang kemarin mengantar jenazah hingga ke pemakaman.
"Saya mohon doanya supaya istri bersama anak kesayangan saya diterima di sisi Allah. Saya tidak menyangka ditinggalkan secepat ini," kata Yosef.
Baca juga: Sosok Mayat Wanita Ditemukan di Kotak Penyimpanan Bagasi Mobil yang Terparkir 5 Hari di Bogor
Tuti dan Amalia ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobil mewah di rumah mereka di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8).
Pelaku menumpuk jasad keduanya di dalam bagasi. Kepala mereka memar dan berdarah.
Keberadaan korban, berawal dari kecurigaan Yosef yang tak menemukan istri dan anaknya saat pulang ke rumah, Rabu pagi.

Dari laporan Yosef lah polisi akhirnya berhasil menemukan jenazah Tuti dan Amalia.
Yosef mengatakan, istrinya adalah sosok perempuan yang salehah.
"Istri saya tak pernah tertinggal salat lima waktu. Ia juga rutin melakukan pengajian di lingkungan rumah. Anak kesayangan saya, Amalia, juga rajin salatnya," ujar Yosef sambil kembali menahan tangis.
Hal senada juga dikatakan oleh Neneng (38), tetangga korban, yang kemarin juga ikut mengantar ke pemakaman.