Cerita Kriminal
Jejak Tercecer Sekitar Pintu Dapur Hingga Garasi Bongkar Jasad Ibu dan Anak di Bagasi Mobil
Temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang terungkap berkat jejak ceceran darah di kediaman korban. Begini penjelasan Ketua RT.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
"Saya syok saat mendengar kabar ibu Tuti sama Amalia ditemukan meninggal. Mereka berdua sosok yang baik, tidak pernah punya masalah sama warga di sekitar," kata Neneng.
Sahabat-sahabat dekat Amalia, kemarin juga mengaku sangat kaget mendengar berita kematian ini.
"Saya dan teman-teman yang lain sempat tak percaya saat mendapat kabar itu di grup. Tapi ternyata itu benar," ujar Siti (23), sahabat Amalia saat masih kuliah.
Ia juga mengatakan bahwa Amalia sangat baik.
"Dia enggak pernah jahat sama orang, enggak pernah marah. Pendiam. Kami sangat kehilangan," ujarnya.
Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan di Cikarang Berharap Pelaku Dihukum Mati
Kapolsek Jalan Cagak Kompol Supratman mengatakan polisi masih berupaya mengungkap kasus pembunuhan ini dan menangkap pelakunya.
Ia mengatakan, dari hasil autopsi di RS Sartika Asih Bandung, dipastikan bahwa penyebab kematian korban adalah benturan benda tumpul pada bagian kepala.
"Hasil autopsi sementara, kedua korban ini mengalami retak di bagian tengkorak kepala dan memar," kata Kapolsek, kemarin.
Salah seorang korban, Tuti, mengalami luka robek pada bagian bibir. "Kami juga mengamankan pisau di TKP," ujarnya.
Kapolsek mengatakan, selain suami korban dan ketua RT setempat, salah seorang keluarga dari suami korban dan petugas perbaikan jalan yang diduga mengetahui peristiwa ini telah dimintai keterangannya sebagai saksi.
"Dari keempat saksi yang kami mintai keterangan, sampai saat ini kami belum menemukan titik terang," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan topik Penemuan Mayat di Subang