Cerita Kriminal

Jejak Tercecer Sekitar Pintu Dapur Hingga Garasi Bongkar Jasad Ibu dan Anak di Bagasi Mobil

Temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang terungkap berkat jejak ceceran darah di kediaman korban. Begini penjelasan Ketua RT.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Tribun Jabar
Kondisi barang bukti kendaraan Toyota Alphard yang saat ini sudah berada di Polsek Jalan Cagak Polres Subang, Kamis (19/8/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Temuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil di Kabupaten Subang terungkap berkat jejak ceceran darah di kediaman korban.

Korban pembunuhan jasad ibu dan anak di bagasi mobil itu bernama Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) di Dusun Ciseuti, Subang.

Ketua RT setempat Dede menceritakan detik-detik penemuan jasad ibu dan anak di bagasi mobil.

Awalnya penemuan jasad ibu dan anak berdasarkan laporan warga.

Saat itu, warga melaporkan adanya hal mencurigakan di rumah tersebut.

Baca juga: Papan Penggilas Jadi Petunjuk Penyebab Kematian Ibu dan Anak di Bagasi Mobil: Diduga Sempat Melawan

"Awalnya itu saya lihat bercak darah di belakang rumah dekat pintu dapur. Saya lihatin bercak darahnya, saya lihatin ikuti jejaknya bercak darah ternyata sampai di garasi ternyata masih ada darah," ucap Dede di rumah kejadian, Jumat (20/8/2021).

Ketika di garasi itu, ada mobil mewah Toyota Alphard terparkir dengan kaca tengah terbuka.

Ia datang ke rumah itu setelah warga melapor.

Dede ketua RT di lokasi kejadian penemuan mayat anak dan ibu di Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang pada Rabu (18/8/2021)
Dede ketua RT di lokasi kejadian penemuan mayat anak dan ibu di Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang pada Rabu (18/8/2021) (Tribun Jabar/Dwiky)

"Laporan warga kemarin 18 Agustus itu sekitar 07.30. Kondisinya di garasi berceceran, ternyata di dalam mobil bagian belakang," kata Dede.

Kedua korban pembunuhan itu kini telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).

Dugaan Polisi

Polisi menduga pelaku pembunuhan ibu dan anak telah dikenal korban.

Dugaan ini berdasarkan temuan di rumah korban di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Baca juga: Tangis Pecah Saat Pemakaman Ibu & Anak yang Ditemukan di Bagasi Mobil, Terungkap Hasil Autopsi

Pelaku dapat menghabisi ibu dan anak karena diduga telah memahami situasi rumah korban.

Apalagi tak ada pintu yang dirusak serta tak ada harta benda yang hilang.

"Diketahui dari hasil olah TKP serta keterangan dari saksi-saksi, diduga pelaku ini mengenal korban dan sudah mengetahui situasi dari dalam rumah korban," kata Kapolres Subang AKBP Sumarni saat ditemui di Mako Polres Subang, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Unggahan Amelia Sebelum Jasadnya Ditemukan di Bagasi Mobil, Sosok Pendiam Itu Sempat Singgung Surga

Akan tetapi, Sumarni masih belum bisa memastikan untuk mengarah lebih lanjut untuk penetapan pelaku.

Sebab, pada saat ini pihak kepolisian masih bekerja keras dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan-dugaan temuan di lapangan.

"Kami masih belum bisa sampaikan, masih dalam penyelidikan, tapi kami sudah fokus lah," ujarnya.

Jasad ibu dan putrinya yang ditemukan di bagasi mobil di rumahnya menggegerkan warga Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021).
Jasad ibu dan putrinya yang ditemukan di bagasi mobil di rumahnya menggegerkan warga Kampung Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Sumarni juga menyebutkan, fakta temuan lainnya di lapangan bahwa pelaku dari dugaan pembunuhan ini lebih dari satu orang.

"Dari jejak tapak kaki yang berbeda dua, jadi diduga lebih dari satu orang," ucap Sumarni.

"Kita juga mengumpulkan barang-barang bukti yang ada di TKP termasuk baju yang ada di TKP yang dikenakan salah satu saksi, di mana baju tersebut ada bercak darah," tambah Sumarni.

Baca juga: Rumah Berantakan, Tangis Yosep Ceritakan Detik-detik Temukan Jasad Istri & Putrinya di Bagasi Mobil

AKBP Sumarni mengatakan, hasil autopsi mayat dari Amalia Mustika Ratu (23) mengungkapkan korban dibunuh sekitar pukul 05:00 WIB.

Sedangkan sang ibu diperkirakan meninggal sekitar 5 jam sebelumnya atau sekitar tengah malam.

"Berdasarkan hasil otopsi yang sudah kami dapatkan informasinya diduga korban ini meninggalnya pukul 04.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB pagi, kemudian yang ibunya diperkirakan 5 jam sebelumnya, jadi yang lebih dulu meninggal yaitu ibunya," kata Kapolres Subang AKBP Sumarni saat ditanya wartawan di Mapolres Subang, Kamis (19/8/2021).

Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat disalah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021).
Petugas Kepolisian saat evakuasi dua mayat disalah satu rumah yang berada di Kampung Ciseti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8/2021). (Tribun Jabar / Dwiki)

Kondisi Terkini

Rumah tempat pembunuhan anak dan ibu di Dusun Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan cagak Kabupaten Subang, saat ini sudah sepi.

Pantauan TribunJabar.id Jumat (20/8/2021), tampak garis polisi terpasang di sekeliling rumah.

Stiker bergambar Jokowi-Maruf Amin tempak menempel di kaca depan, terdapat juga karangan bunga ucapan duka dari berbagai rekan korban.

Selain itu, di bagian depan rumah, terpampang plang bertulisan Yayasan Bina Prestasi.

Penelusuran Tribun, Yayasan Bina Prestasi ini dipimpin oleh Youries Raja Amallullah dan Operator Yayasan yakni Amalia Mustika Ratu.

Yayasan Bina Prestasi juga menaungi SMK swasta di Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang.

Baca juga: Sosok Mayat Wanita Ditemukan di Kotak Penyimpanan Bagasi Mobil yang Terparkir 5 Hari di Bogor

Amalia Mustika Ratu merupakan korban tewas dalam kasus pembunuhan sadis tersebut sedangkan Youries (sebelumnya disebut Yoris) merupakan kakaknya.

Tangis Suami Korban

Iring-iringan masyarakat mengantar jenazah Tuti (55) dan Amalia (23) yang jadi korban pembunuhan di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).
Iring-iringan masyarakat mengantar jenazah Tuti (55) dan Amalia (23) yang jadi korban pembunuhan di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Suasana haru menyelimuti proses pemakaman Tuti Suhartini (55) dan anak perempuannya, Amalia Mustika Ratu (23), di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Kamis (19/8).

Yosef (55), suami Tuti, tak bisa menahan tangis.

Begitu juga sejumlah tetangga dan kerabat, yang kemarin mengantar jenazah hingga ke pemakaman.

"Saya mohon doanya supaya istri bersama anak kesayangan saya diterima di sisi Allah. Saya tidak menyangka ditinggalkan secepat ini," kata Yosef.

Baca juga: Sosok Mayat Wanita Ditemukan di Kotak Penyimpanan Bagasi Mobil yang Terparkir 5 Hari di Bogor

Tuti dan Amalia ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobil mewah di rumah mereka di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Rabu (18/8).

Pelaku menumpuk jasad keduanya di dalam bagasi. Kepala mereka memar dan berdarah.

Keberadaan korban, berawal dari kecurigaan Yosef yang tak menemukan istri dan anaknya saat pulang ke rumah, Rabu pagi.

Prosesi pemakaman Tuti (55) dan Amalia (23) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021).
Prosesi pemakaman Tuti (55) dan Amalia (23) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). (Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati)

Dari laporan Yosef lah polisi akhirnya berhasil menemukan jenazah Tuti dan Amalia.

Yosef mengatakan, istrinya adalah sosok perempuan yang salehah.

"Istri saya tak pernah tertinggal salat lima waktu. Ia juga rutin melakukan pengajian di lingkungan rumah. Anak kesayangan saya, Amalia, juga rajin salatnya," ujar Yosef sambil kembali menahan tangis.

Hal senada juga dikatakan oleh Neneng (38), tetangga korban, yang kemarin juga ikut mengantar ke pemakaman.

"Saya syok saat mendengar kabar ibu Tuti sama Amalia ditemukan meninggal. Mereka berdua sosok yang baik, tidak pernah punya masalah sama warga di sekitar," kata Neneng.

Sahabat-sahabat dekat Amalia, kemarin juga mengaku sangat kaget mendengar berita kematian ini.

"Saya dan teman-teman yang lain sempat tak percaya saat mendapat kabar itu di grup. Tapi ternyata itu benar," ujar Siti (23), sahabat Amalia saat masih kuliah.

Ia juga mengatakan bahwa Amalia sangat baik.

"Dia enggak pernah jahat sama orang, enggak pernah marah. Pendiam. Kami sangat kehilangan," ujarnya.

Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan di Cikarang Berharap Pelaku Dihukum Mati

Kapolsek Jalan Cagak Kompol Supratman mengatakan polisi masih berupaya mengungkap kasus pembunuhan ini dan menangkap pelakunya.

Ia mengatakan, dari hasil autopsi di RS Sartika Asih Bandung, dipastikan bahwa penyebab kematian korban adalah benturan benda tumpul pada bagian kepala.

"Hasil autopsi sementara, kedua korban ini mengalami retak di bagian tengkorak kepala dan memar," kata Kapolsek, kemarin.

Salah seorang korban, Tuti, mengalami luka robek pada bagian bibir. "Kami juga mengamankan pisau di TKP," ujarnya.

Kapolsek mengatakan, selain suami korban dan ketua RT setempat, salah seorang keluarga dari suami korban dan petugas perbaikan jalan yang diduga mengetahui peristiwa ini telah dimintai keterangannya sebagai saksi.

"Dari keempat saksi yang kami mintai keterangan, sampai saat ini kami belum menemukan titik terang," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan topik Penemuan Mayat di Subang

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved