Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Cerita Pemain Persikota Tangerang Disuntik Vaksin Pfizer, Was-was Tapi Beranikan Diri Demi Liga 3

Para pemain Persikota Tangerang hari ini menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Kota Tangerang

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Ferry, pemarin back belakang Persikota Tangerang yang menerima vaksinasi Covid-19 jenis Pfizer di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Para pemain Persikota Tangerang hari ini menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021).

Sebagaimana diketahui, saat ini Pemerintah Kota Tangerang telah menerima 163.800 dosis Pfizer yang akan digunakan kepada 81.900 sasaran.

Untuk awalan, 33 pemain Persikota Tangerang telah disuntikan vaksin asal Amerika Serikat tersebut di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang hari ini.

Satu persatu, para pemain sampai official disuntikan Pfizer sejak pukup 10.00 WIB.

Baca juga: Peserta Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Wajib Bawa Sertifikat Vaksin Covid-19 saat Ikuti Jadwal Tes SKD

Kiper utama Persikota Tangerang, Imam Aldi mengaku kalau dirinya sempat was-was alias takut untuk disuntikan Pfizer.

"Sebenernya was-was dalam hati tapi ya untuk memenuhi persyaratan liga. Tadi sarapan banyak dan minum air putih," kata Imam kepada TribunJakarta.com, Selasa (24/8/2021).

Pemain Persikota Tangerang yang menerima vaksinasi Covid-19 jenis Pfizer di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021).
Pemain Persikota Tangerang yang menerima vaksinasi Covid-19 jenis Pfizer di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Seusai disuntik, Imam mengaku tidak ada efek samping apapun hanya terasa nyeri di tangan sebelah kiri.

"Kalau pribadi kayaknya mungkin agak sakit ya. Tapi kata suster atau dokter enggak apa-apa sih, no problem. Itu mungkin efeknya," ujar Imam.

Dikesempatan yang sama, Ferry pemain belakang Persikota Tangerang merasakan hal yang sama yakni rasa takut saat akan divaksin Covid-19.

Baca juga: Pemain Persikota Tangerang Dapat Vaksin Pfizer Bukan Prioritas, Ini Jawaban Dinas Kesehatan

Saat datang, ia pun tidak tahu menahu soal jenis vaksin yang akan disuntikan ke dalam tubuhnya.

"Rasa takut ada, was-was karena ada banyak hoaks-hokas. Pasti ada takutnya,
Mau enggak mau syarat main di liga kan vaksin dua kali," ucap Ferry.

Baca juga: 16 Lokasi Vaksin Pfizer di Jakarta, Cek Syarat Lengkap untuk Mendapatkannya

"Ya mudah-mudahan segera jalan liganya. Sudah vaksin, indonesia sudah aman lah," sambungnya lagi.

Berdasarkan informasi di lapangan, Asprov PSSI Banten berencana akan mengadakan Liga 3 pada September 2021 atau setelah kick-off Liga 1 dan Liga 2.

Total ada Ada 22 klub bola yang akan berpartisipasi musim ini.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyuntikan dosis pertama vaksin jenis Pfizer kepada pemain Persikota Tangerang di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (24/8/2021).

Padahal semalam Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan pihaknya akan memberikan vaksin Covid-19 jenis Pfizer untuk masyarakat umum hari ini.

Nyatanya, dari pantauan langsung di lokasi, para pemain Persikota menjadi penerima vaksin Covid-19 jenis Pfizer di puskesmas tersebut.

Lantas, kenapa harus para pemain Persikota yang disuntikan pertama kali menggunakan jenis Pfizer?

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengatakan, kalau para pemain Persikota Tangerang sebenarnya bukan prioritas.

Baca juga: Jakarta PPKM Level 3: Restoran hingga Mal Boleh Buka, Bagaimana dengan Bioskop?

"Oh bukan skala prioritas, jadi ini awalan saja nanti ke depannya bakal untuk masyarakat umum," kata Dini di Puskesmas Panunggangan Barat, Selasa (24/8/2021).

Walau tidak menjelaskan secara spesifik soal alasan kenapa Persikota Tangerang, Dini meneruskan kalau Puskesmas Panunggangan Barat jadi pilihan Kementerian Kesehatan untuk menyimpan Pfizer.

Selain puskesmas tersebut, RSUD Kota Tangerang jadi tempat kedua untuk menyimpan vaksin jenis Pfizer.

"Karena Pfizer ini enggak boleh sembarangan penyimpanannya, jadi dia ada alat khusus, suhunya musti minus 70. Jadi enggak bisa langsung," papar Dini.

Proses penyuntikan vaksin Covid-19 jenis Pfizer di Puskesmas Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang rusuh.

Sebagai informasi, para pemain Persikota Tangerang menjadi sasaran utama penerima vaksin Pfizer di Puskesmas Kecamatan Cibodas pada Selasa (24/8/2021).

Dari pantauan langsung di lokasi, proses vaksinasi untuk penyuntikan Pfizer berlangsung rusuh.

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Puskesmas Panunggangan Barat tampak berebut untuk mendokumentasikan vaksin asal Amerika Serikat.

Baca juga: Ini Alasan Anak-anak Dilarang Masuk Area Pelayanan Vaksin Pfizer di Cilandak

Kerumunan pun tak terhindarkan lagi sampai membuat para pemain Persikota bingung untuk bergerak.

Sebab, jalanan ditutupi oleh para ASN yang berebut foto Pfizer.

"Mohon perhatiannya, dengan sangat hormat untuk ASN Puskesmas untuk dapat menunggu di luar dulu. Nanti untuk foto bisa dibagikan di grup," bunyi imbauan tersebut.

Setelah imbauan tersebut, para ASN pun mulai bergerak keluar.

Walau ada beberapa ASN yang kekeh berdiri di dalam untuk mendapatkan foto vaksin jenis Pfizer tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved