Breaking News:

Cerita Kriminal

Didatangi Polisi, Lansia Sempat Tak Akui Aniaya ART di Pulogadung, Tak Berkutik Usai Dilihatkan CCTV

Ketua RT 03/04 Kelurahan Jati, Muhammad Sain membenarkan kalau WD sempat mengelak melakukan hal itu saat ditanya perbuatannya.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ketua RT 03/RW 04 Kelurahan Jati, Muhammad Sain saat memberi keterangan terkait penganiayaan terhadap Neneng di Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Aparat Kepolisian sudah mendatangi kediaman WD (65) usai menganiaya asisten rumah tangga (ART) di Jalan Al Washliyah RT 03/04 Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

WD sempat mengelak sudah melakukan penganiayaan kepada ART bernama Neneng (40).

Dilansir dari WartaKota, Ketua RT 03/04 Kelurahan Jati, Muhammad Sain membenarkan kalau WD sempat mengelak melakukan hal itu saat ditanya perbuatannya.

"Terus pak WD membantah, katanya dia enggak ngapa-ngapain korban," ujar dia, Selasa (24/8/2021).

Namun setelah ditunjukan CCTV kepada WD, barulah pria lanjut usia itu mengakui perbuatannya.

Kata Sain, korban belum membuat laporan polisi perihal kasus kekerasan ini.

Sehingga WD dan korban belum dilakukan pemeriksaan Polsek Pulogadung.

"Setelah ditunjukkan video sama pak Bhabimkamtibmas baru mengaku, anggota lain dari Polsek sepengetahuan saya belum," jelas dia.

Baca juga: Polisi Belum Terima Laporan ART Korban Penganiayaan di Pulogadung

Tak Buat Laporan Polisi

Neneng (40) pembantu rumah tangga yang mengalami penganiayaan majikannya belum membuat laporan polisi ke Polsek Pulogadung.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved