Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Tatap Muka Dimulai Pekan Depan, Gubernur Anies: Murid Tidak Wajib Divaksin

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, tidak ada ketentuan wajib vaksin bagi murid yang ingin mengikuti pembelajaran tatap muka

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Balai Kota, Rabu (25/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, MERUYA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, tidak ada ketentuan wajib vaksin bagi murid yang ingin mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Pasalnya, anak usia di bawah 18 tahun biasanya tidak divaksin lantaran tidak diizinkan oleh orangtuanya.

"Anak-anak tidak memiliki kewajiban divaksin. Karena anak divaksin atau tidak, bukan keputusan si anak, itu adalah keputusan orang tua," ucapnya, Jumat (27/8/2021).

Untuk itu, Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan mengambil keputusan untuk tidak menjadikan vaksinasi sebagai syarat bagi murid yang ingin mengikuti sekolah tatap muka.

Walau demikian, para murid harus mendapatkan restu dari orang tua bila mau mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Kami mendorong kepada orang tua, berilah perlindungan tambahan kepada anak-anak, selain pakai masker, cuci tangan, izinkan mereka mendapatkan vaksin sehingga mereka punya perlindungan ekstra," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menerangkan, ketentuan wajib vaksin sejauh ini hanya berlaku bagi tenaga pengajar.

Namun, hal ini bukan masalah lantaran 85 persen guru yang ada di DKI Jakarta diklaim mas Anies sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

"Yang 15 persen sisanya adalah mereka yang memiliki komorbid atau penyintas, sehingga belum bisa vaksin," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved