Breaking News:

Satu Bulan Kasus Pungli Bansos di Kota Tangerang, Kejari Masih Belum Tetapkan Tersangka

Satu bulan berlalu, tersangka kasus pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial di Kota Tangerang belum ditemukan.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kepala Kejari Kota Tangerang, I Gede Dewa Wirajana (tengah) saat ditemui awak media di kantornya, Selasa (31/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Satu bulan berlalu, tersangka kasus pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial di Kota Tangerang belum ditemukan.

Penyelidikan oleh Kejari Kota Tangerang pun belum menunjukan kemajuan yang signifikan.

Pasalnya, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang masih mencari bukti-bukti pendukung dari kasus dugaan pungli bansos tersebut.

Kepala Kejari Kota Tangerang, I Gede Dewa Wirajana mengatakan, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam perkara tersebut.

"Sedang terus mencari bukti-bukti pendukung. Kami sifatnya ingin juga segera," ujar Wirajana kepada awak media, Rabu (1/9/2021).

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana mengungkapkan kasus korupsi melibatkan rumah sakit yang dikelola Kementerian Kesehatan RI, Kamis (21/1/2021).
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, I Dewa Gede Wirajana (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

Banyaknya warga penerima bansos di Kota Tangerang pun diakui Wirajana menjadi satu dari beberapa faktor lamanya penyelidikan.

Terlebih, terdapat 13 Kecamatan di Kota Tangerang.

Baca juga: Kasus Pungli Bansos, Belasan Saksi Sudah Diperiksa Kejari Kota Tangerang

Dewa berdalih, pihaknya tidak bisa terburu-buru dalam pengusutan kasus pungli bansos tersebut.

"Tapi kan karena masyarakat penerima bansos dan lainnya banyak di 13 kecamatan, jadi ya kita pelan-pelan ga bisa buru-buru juga," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved