Skandal Oknum KPI Pusat

Pegawai KPI Korban Perundungan Masih Syok, Komnas HAM Atur Ulang Jadwal Pertemuan 

MS, pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selaku korban perundungan masih syok. Jadwal pertemuan dengan pihak Komnas HAM batal dilaksanakan

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Komisi Penyiaran Indonesia
Logo Komisi Penyiaran Indonesia - MS, pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selaku korban perundungan masih syok. Jadwal pertemuan dengan pihak Komnas HAM batal dilaksanakan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - MS, pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selaku korban perundungan masih syok.

Alhasil, jadwal pertemuan dengan pihak Komnas HAM hari ini atau Jumat (3/9/2021) batal dilaksanakan.

"Pendamping korban meminta agar pertemuan dijadwalkan ulang," kata Komisioner Komnas HAM RI, Beka Ulung Hapsara, kepada Wartawan, Jumat (3/9/2021).

"Hal ini guna menjaga kondisi kesehatan korban yang membutuhkan waktu untuk beristirahat," lanjut Beka, sapaannya. 

Komnas HAM RI, kata Beka, menghormati keputusannya dan siap menjadwalkan ulang sesuai dengan kesediaan korban.

Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di Jakarta Pusat, Senin (14/12/2020). Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memenuhi undangan Komnas HAM terkait tewasnya 6 laskar FPI
Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di Jakarta Pusat (TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat)

"Kasus ini termasuk dalam tipologi yang memerlukan penanganan khusus, tentunya Komnas HAM RI berkomitmen menjunjung tinggi dan berupaya melindungi hak korban," tutur Beka.

Sebelumnya, MS, selaku korban perundungan masih dalam kondisi trauma saat dimintai keterangan oleh polisi.

Baca juga: Komisioner KPI Akui Terima Permintaan Korban Perundungan supaya Ruangan Kerjanya Dipindah

"Ya masih trauma, korban sampai kemarin mengalami trauma. Korban juga sempat berkonsultan ke psikolog," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Whardana, Jumat (3/9/2021).

Wisnu mengatakan, laporan dari MS telah diterima kantor Polres Metro Jakarta Pusat.

Wisnu menyebut pihaknya konsisten akan menuntaskan kasus dugaan perundungan ini hingga mencapai titik terang.

"Semoga kasus ini bisa mencapai titik terang," ucap Wisnu.

KPI Pusat pagi ini trending menyusul viralnya kasus pelecehan atau perundungan sosial seorang karyawan kontrak oleh karyawan lainnya.
KPI Pusat pagi ini trending menyusul viralnya kasus pelecehan atau perundungan sosial seorang karyawan kontrak oleh karyawan lainnya. (ISTIMEWA/Tangkap layar twitter)

Selain itu, Wisnu mengatakan pihaknya telah memeriksa saksi dari kantor KPI Pusat yang bekerjanya sebagai sopir.

"Saksi dari pegawainya KPI juga seorang sopir," ucap Wisnu.

Baca juga: Buntut Pengakuan Karyawan Kontrak Jadi Korban Perundungan, KPI Pusat Trending Topic di Twitter

Berlanjut pada Senin Mendatang 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved