Polisi Pasrah, Bus Transjakarta Penyebab Baliho Ambruk di Cirendeu Tidak Terungkap

Polisi belum juga berhasil melacak Bus Transjakarta yang diduga menjadi penyebab ambruknya dua baliho dan patahnya dua tiang di Ciputat

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Dua baliho ambruk dan dua tiang kabel Internet patah di Jalan Raya Cirendeu, tepatnya di depan Rumah Bingung, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu (1/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT TIMUR - Polisi belum juga berhasil melacak Bus Transjakarta yang diduga menjadi penyebab ambruknya dua baliho dan patahnya dua tiang di Jalan Raya Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel).

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden diduga Bus Transjakarta tersangkut kabel hingga merobohkan baliho dan tiang kabel pada pada Rabu (1/9/2021) itu, terekam closed circuit television (CCTV).

Petugas Unit Lantas Polsek Ciputat Timur yang mendatangi lokasi untuk menggali keterangan saksi dan mencari bukti, tegas mengatakan bahwa penyebabnya adalah Bus Transjakarta yang tersangkut kabel.

Keesokan harinya, Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Nanda Setya Pratama Baso, mengatakan, pihaknya memanggil Transjakarta untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Polisi Panggil Transjakarta Terkait Kecelakaan yang Merobohkan Baliho dan Tiang di Cirendeu

"Untuk saat ini perkara baliho roboh masih di tangani Polsek Ciputat Timur. Kita sudah berkomunikasi dengan pihak Transjakarta."

"Kemungkinan besok dari pihak Transjajakarta akan kami panggil untuk dimintai keterangan," papar Nanda, Kamis (2/9/2021), yang juga berjanji akan mengabarkan perkembangan hasil pemenaggilan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu.

Namun, sampai Senin (6/9/2021), Nanda tidak memberi kabar. Saat dikonfirmasi TribunJakarta.com terkait kelanjutan pemanggilan Transjakarta, ia justru melemparkan kasus kecelakaan itu ke Unit Lantas Polsek Ciputat Timur.

Baca juga: TransJakarta Bantah Busnya Terlibat Insiden Baliho dan Tiang Kabel Roboh di Cirendeu

"Saya tanyain Kanit Polsek dulu ya Bang, itu yang nanganin di Polsek soalnya, belum Bang masih dihandel Polsek," kata Nanda.

Di sisi lain, Kanit Lantas Polsek Ciputat Timur, AKP Bakti Surung, mengatakan, pihaknya tidak memanggil Transjakarta, karena hal itu kewenangan Unit Laka Lantas Polres.

"Kalau saya mau manggil apa, kalau itu ranahnya laka ya Pak. Kalau saya kan hanya komunikasi sama mereka," ujar Bakti melalui sambungan telepon, Selasa (7/9/2021).

Yang dilakukan pihak Polsek Ciputat Timur hanya berusaha menghubungi Transjakarta untuk menanyakan bus dan sopir yang tersangkut kabel hingga sebabkan baliho serta tiang ambruk.

Namun, ketika pihak Transjakarta tidak mengakuinya, polisi hanya pasrah.

"Langsung ini saja ke Transjakarta, sementara Transjakarta yang kita kasih CCTV belum ada (pernyataan), mobil yang mana, nomor berapa," kata Bakti.

Baca juga: Diduga Ditabrak Bus TransJakarta, Dua Baliho Ambruk dan Tiang Penyangga Kabel di Cirendeu Patah

Bakti justru meminta pemilik baliho dan tiang melaporan kejadian itu ke Polres Tangsel.

"Ya sementara sopir-sopir yang di jam sekian itu ditanyakan enggak ada, enggak ngaku, bisa jadi ganti spion, bisa jadi segala macem."

"Makanya upayanya kan kalau penegak hukum ada pelapornya, Pak. Kalau dia kerugian materi bisa aja nanti dari TJ mau ngebalikan kerugian materi atau diproses hukumnya seperti apa," papar Bakti.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved