Sudin SDA Jakarta Selatan Klaim Telah Membangun 581 Sumur Resapan
Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan mengklaim pihaknya telah membangun 581 sumur resapan atau drainase vertikal.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Selatan mengklaim pihaknya telah membangun 581 sumur resapan atau drainase vertikal.
Sumur resapan itu berfungsi menampung air hujan serta mengantisipasi genangan dan banjir.
"581 (sumur resapan) itu pembangunan oleh Sudin. Selebihnya nanti yang bangun oleh dinas. Untuk progresnya saya belum tahu ada di berapa ribu titik," ujar Mustajab saat dihubungi, Kamis (9/9/2021).
Selain sumur resapan, Mustajab mengatakan pihaknya menyiapkan 130 unit pompa air di sejumlah lokasi rawan genangan dan banjir.
Baca juga: 4 Kali di Jakarta Selatan Ini Disebut Akan Meluap Saat Curah Hujan Tinggi, Warga Diminta Waspada
130 unit pompa air itu terdiri dari 90 pompa stasioner dan 40 pompa mobile.
"Pompa stasioner dalam kondisi 93.33 persen siap beroperasi dan 6.7 persen sedang perbaikan. Pompa ini akan menyalurkan air yang di berbagai kali seperti di sepanjang Ciliwung, Pesanggrahan, dan kali lainnya," kata Mustajab.
Ia mengimbau warga yang tinggal di bantaran untuk waspada banjir memasuki musim hujan.
Baca juga: Jelang Musim Hujan, Warga di Daerah Rawan Banjir Diimbau Tetap Siaga
Ia menyebut sejumlah kali di Jakarta Selatan akan meluap saat curah hujan tinggi.
"Saat (volume air) itu melebih kapasitas, kali itu pasti akan meluap," kata Mustajab.
Mustajab mengatakan, sejumlah kali yang diperkirakan bakal meluap saat curah hujan tinggi yaitu Kali Krukut, Kali Cideng, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mampang.
"Di DAS (Daerah Aliran Sungai) Kali Krukut, Kali Cideng, Kali Pesanggrahan, dan Kali Mampang itu ada yang namanya dataran banjir. Jadi saya himbau kepada masyarakat agar mengetahui, ujar dia.
"Harus siaga masing-masing ketika hujan. Itu keinginan kita itu harus waspada dari tingkat RT, kecamatan hingga tingkat Wali Kota," tambahnya.
Untuk mengantisipasi genangan dan banjir, Sudin SDA Jakarta Selatan menyiagakan petugas piket selama 24 jam di setiap kecamatan.
"Kalau kita tidak nunggu hujan, kita sudah siapkan setiap saat ada piket. Kalau piket ada setiap hari 24 jam. Tersedianya di posko kita sendiri, jadi setiap kecamatan ada posko-posko," kata Mustajab.
Baca juga: Jelang Musim Hujan, Wagub DKI Minta Warga Siap Siaga Atasi Banjir hingga Awal Tahun 2022