Lapas Tangerang Terbakar
Korban Kebakaran Lapas Tangerang Tambah Lagi, Jenazah Iwan Dimakamkan Di Samping Makam Ibunya
jenazah Iwan Setiawan (27), narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten langsung dibawa ke Tegal, Jawa Tengah.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Setelah mengetahui adiknya berada di RSUD Kabupaten Tangerang, ia bersama suaminya pergi ke lokasi.
Ana menuturkan ketika ia tiba di RSUD Kabupaten Tangerang, dirinya bersama suami menemui petugas kepolisian dan dokter lebih dulu.
Setelah berkordinasi dengan mereka, akhirnya Ana mendapatkan penjelasan pasti terkait kondisi adiknya itu dari dokter yang menanganinya.
Baca juga: Total 48 Narapidana Jadi Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang, Bertambah 2 Hari Ini
"Akhirnya bisa ketemu dokter dan diberitahu bahwa dari 8 yang paling parah itu Iwan. Adik saya itu mengalami luka bakar 98%, cidera pernapasan. Kemudian saya disuruh tanda tangan untuk pemasangan sejumlah alat bantu di tubuh Iwan, seperti ventilator," jelasnya.
Kemudian dokter mengatakan bila hari ini, Iwan akan menjalani operasi pengangkatan luka bakar.
"Terus hari ini mau operasi pengangkatan luka bakar. Dijelasin resikonya juga. Tapi saya belum dapat kabar apa-apa hari ini," ucapnya.
Ketika bertemu dengan Iwan, sekujur tubuhnya, kata Ana, penuh luka bakar. 'Gosong' menjadi kata yang selalu disebutkan Ana kala mendeskripsikan kondisi anak kedua dari empat bersaudara itu di atas ranjang rumah sakit.
Baca juga: Santunan Rp 30 Juta Korban Lapas Tangerang Dipertanyakan, Ditjen PAS: Tanya Pak Menteri
"Kaki dan tangannya sedikit-sedikit luka bakarnya. Tapi yang parah itu di bagian wajah, dada dan perut. Diajak ngomong masih respon. Tapi wajahnya sudah gosong, bengkak," ucap Ana sambil menangis.
Meski mengalami 98% luka bakar, Ana masih tetap mengenali adiknya.
Ana menyebut adiknya itu memiliki ciri khas yakni telapak kaki yang besar dan sejumlah bekas luka.
"Iwan, mba Ana datang buat nengokin Iwan. Iwan yang kuat ya, kan Iwan bilang kalau Iwan pulang mau ke makam mama bareng-bareng. Masa pulang nengokin mama dengan keadaan begini. Kita maunya Iwan pulang bareng-bareng sehat," ucap Ana kepada Iwan.
Tanpa berbicara Iwan langsung mengangkat jempol kanannya pertanda oke.
"Mba Ana pulang dulu ya Iwan. Iwan yang kuat," tambah Ana.
Iwan kembali merespon dan mengangkat jempol kirinya.
Baca juga: Jenazah Petra Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, Keluarga Siapkan Prosesi Pemakaman
"Jadi interaksinya hanya sebatas itu. Dia merespon dengan angkat jempol kanan dan kiri aja," paparnya.