Lapas Tangerang Terbakar

Tim DVI Berhasil Identifikasi 7 Jenazah Korban Lapas Tangerang, Total Sudah 25 Jenazah Dikenali

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi tujuh jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1, Banten pada Selasa

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono (tengah) saat memberi keterangan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/9/2021) 

Azizah sempat berupaya menahan tangis dengan memalingkan pandangannya dari peti jenazah, tapi dukacita yang merundung membuat tangisnya kian histeris sehingga nyaris jatuh.

Sejumlah anggota Tim Psikologi Polri yang bertugas memberi pendampingan psikologis dan anggota keluarga lain tampak berupaya menenangkan Azizah agar tidak larut dalam duka.

Baca juga: Kalapas Tangerang Datangi Polda Metro Jaya, Diperiksa Kasus Kebakaran yang Tewaskan 48 Napi

"Sabar, sabar. Jangan menangis," kata anggota keluarga Anton lain kepada Azizah di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/9/2021).

Tangis Azizah baru mereda saat ambulans yang membawa peti jenazah adik kandungnya ke rumah duka di Kabupaten Tangerang meninggalkan Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati.

Setelah ambulans melaju Azizah masih sempat meratapi adiknya yang jadi satu korban tewas dalam kebakaran di Blok C2, Lapas Kelas 1 Tangerang, Provinsi Banten pada Rabu (8/9/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat memberi keterangan terkait penyidikan kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/9/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat memberi keterangan terkait penyidikan kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (13/9/2021). (TribunJakarta/Bima Putra)

Azizah tak sendiri, anggota keluarga lain dari tujuh narapidana yang jenazahnya hari ini diserahkan ke pihak keluarga tampak dirundung duka saat proses pengambilan jenazah kerabat mereka.

Seluruh anggota keluarga dari tujuh jenazah yang datang mendapat pendampingan psikologis dari Tim Psikologi Polri guna mencegah mereka larut dalam duka saat proses penyerahan.

Dalam penyerahan hari ini, Tim DVI melalui Ditjen PAS menyerahkan enam jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang sudah teridentifikasi.

Baca juga: 18 Jenazah Korban Lapas Tangerang Teridentifikasi, 23 Masih Dalam Proses

Enam jenazah yakni Anton (35), warga Kampung Kresek, RT 03/RW 08, Desa Rawa Burung, Kosambi Tangerang, Lim Angie Sugianto (68), warga RT 02/RW 06, Kekurahan Pinang, Tangerang.

Lalu Sarim (56), warga Kampung Seminar, RT 01/RW 03, Desa Sukamaju, Cikeual, Serang, Rezkil Khairi (23) warga Kelurahan Kebagusan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sumantri Jayaprana (35), warga RT 16/RW 07, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Petra Eka (25), warga Jalan Manggis 1, RT 09/RW 04 Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Sementara jenazah Ricardo Ussumane Embalo (51), warga negara asing (WNA) Portugal yang teridentifikasi rencananya dikremasi lalu abunya diserahkan ke pihak keluarga melalui Kedutaan Besar.

2 jenazah teridentifikasi lewat gigi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi delapan jenazah narapidana korban tewas kebakaran Lapas Kelas 1, Banten pada Senin (13/9/2021).

Konsultan Operasi DVI Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Pramujoko mengatakan dua di antaranya teridentifikasi berdasar pencocokan data antemortem dengan postmortem DNA dan Gigi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved