Breaking News:

Formula E

Mas Anies Pakai Uang dari Mana Bayar Commitment Fee Formula E? Sponsor Belum Jelas, APBD Tak Mungkin

Polemik Formula E di DKI memasuki babak baru, sejumlah fakta terkuak. Ini bermula dari beredarnya salinan surat laporan penyelenggaraan Formula E

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Chief Championship Officer Formula E Alberto Longo di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat - Polemik Formula E di DKI memasuki babak baru, sejumlah fakta terkuak. Ini bermula dari beredarnya salinan surat laporan penyelenggaraan Formula E 

"Enggak selalu digugat itu akan merugikan, kalau kita bisa menghadirkan bukti," sambungnya menjelaskan.

Gandeng Swasta Lunasi Uang Komitmen Rp2,4 Triliun

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, pihaknya bakal menggandeng pihak swasta untuk melunasi uang komitmen Formula E yang mencapai Rp2,4 triliun.

"Nanti program Formula E tidak hanya dibebankan ke APBD, bahkan nanti dibebankan oleh swasta juga, oleh sponsor," ucapnya, Selasa (13/9/2021).

Politisi Gerindra ini menjamin, seluruh kewajiban Pemprov DKI sudah dijalankan dengan baik.

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)

 
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)   (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Ia pun memberi garansi Pemprov DKI tak akan kena gugat pihak penyelenggara ajang balap mobil listrik bertaraf internasional itu.

"Formula E sudah sesuai dengan mekanisme aturan yang ada. Commitment Fee, kewajiban-kewajiban sudah dipenuhi, persiapan sudah diatur sedemikian baiknya," ujarnya.

Bahkan Ariza menyebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tak menemukan adanya kejanggalan dari pengelolaan keuangan Pemprov DKI, meski ada beberapa aspek yang disorotinya.

Beberapa aspek tersebut ialah soal usulan agar Pemprov DKI memperbaiki lagi studi kelayakan penyelenggaraan Formula E.

"Temuan BPK sudah dicek, tidak ada temuan. Bahkan dari BPK jangankan temuan, penundaan dari BPK saja tidak ada," tuturnya.

Baca juga: Interpelasi Formula E Jalan di Tempat, Politisi Gerindra: Tak Mungkin Terwujud

Jakpro Mulai Cari Sponsor

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mulai gencar mencari sponsor penyelenggaraan Formula E.

Managing Director Jakarta Eprix PT Jakpro Gunung Kartiko memastikan, Formula E ke depan tak membebani APBD DKI.

“Kami akan maksimalkan untuk partnership dan sponsorship," ucapnya, Kamis (16/9/2021).

Guna memangkas anggaran penyelenggaraan balap mobil bertenaga listrik ini, Jakpro juga bakal mengurangi acara prabalapan.

“Untuk biaya penyelenggaraan akan disesuaikan dengan kondisi, utamanya untuk beberapa event pra-race akan dikurangi," ujarnya.

Selain fokus mencari sponsor, BUMD milik Pemprov DKI ini kini juga sedang berupaya menyelesaikan kajian ulang soal studi kelayakan penyelenggaraan Formula E.

Kajian ulang ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ajang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014.
Ajang balap Formula E  (ISTIMEWA/Tangkap layar Youtube/Michelin Passion)

Dalam revisi studi kelayakan ini, PT Jakpro memasukkan pertimbangan kondisi pandemi Covid-19 di ibu kota.

"Kajian ulang secara menyeluruh sedang kami lakukan, terkait perhitungan biaya dan penyelenggaraan," tuturnya.

Ia pun menyebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak pengelola Formula E (FEO) terkait rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar Formula E pada 2022 mendatang.

"Komunikasi dengan FEO sedang berjalan saat ini dan menunjukkan progres yang cukup positif," ujarnya dalam keterangan tertulis. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved