Hasil Survei Tunjukkan Risma-Anies Unggul, Riza Patria Jadi Kuda Hitam Cagub DKI
Hasil survei Jakarta Research Center (JRC) menunjukkan dua tokoh yakni Tri Rismaharini dan Anies Baswedan berpeluang kuat maju di Pilkada DKI Jakarta.
TRIBUNJAKARTA.COM - Hasil survei Jakarta Research Center (JRC) menunjukkan dua tokoh yakni Tri Rismaharini dan Anies Baswedan berpeluang kuat maju di Pilkada DKI Jakarta.
Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk sementara unggul dengan elektabilitas 35,5 persen.
Kemudian disusul Gubernur DKI Jakarta saat ini Anies Baswedan sebesar 28,0 persen.
Elektabilitas Ariza melejit dari survei sebelumnya pada bulan April 2021 yang hanya sebesar 2,8 persen menjadi 10,6 persen.
“Elektabilitas Risma dan Anies unggul dalam kontestasi Pilkada DKI Jakarta, tetapi figur Riza Patria merupakan kuda hitam sebagai calon gubernur,” kata Direktur Komunikasi JRC Alfian P dalam keterangan tertulis pada Sabtu (18/9/2021).
Baca juga: Tugu Sepatu Dibangun Era Anies, Pegiat Medsos Tunggu Tugu Kaos Kaki: Biar Enggak Lecet
Ariza kini menempati peringkat tiga, membayangi posisi Risma dan Anies.
Di antara lima besar, hanya Ariza yang mengalami lonjakan elektabilitas dalam lima bulan berselang.
Risma dan Anies meskipun sama-sama unggul, tetapi keduanya turun elektabilitasnya.
Risma turun dari sebelumnya 37,1 persen, sedangkan Anies merosot dari 32,4 persen ke bawah 30 persen.
Pada urutan keempat, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono turun dari 7,8 persen menjadi 5,6 persen. Berikutnya Menteri Pariwisata Sandiaga Uno juga turun dari 4,9 persen menjadi 3,1 persen.
Baca juga: Kelanjutan Bansos Tunai Belum Jelas, Pemprov DKI Tunggu Perintah Mensos Risma
Nama-nama paling kuat tersebut rata-rata mempunyai latar belakang kepala daerah atau wakilnya.
Risma menjabat walikota Surabaya dua periode, Anies belum tuntas satu periode di DKI Jakarta, sedangkan Sandi menjadi wakil Anies selama setengah periode.
Setelah Sandi maju sebagai calon wakil presiden, posisi wagub sempat lowong beberapa lama.
Ariza menang dalam pemilihan di DPRD, berlanjut dengan menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.

Jauh sebelumnya, Ariza pernah maju sebagai cawagub pada Pilkada DKI Jakarta 2012 yang dimenangkan pasangan Jokowi-Ahok.
Sementara itu AHY kalah dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017, di mana Anies-Sandi keluar sebagai pemenang.