Kasus Seputar Pinjol Jadi Sorotan: Nafa Urbach Terima Teror, Pramugari Ini Malah Dianiaya Suami

Kasus seputar pinjaman online menjadi sorotan masyarakat akhir-akhir ini. Mulai dari Nafa Urbach hingga mantan pramugari dianiaya suami gegara pinjol.

Tayang:
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
TribunBali.com
Ilustrasi Pinjaman Online. Kasus seputar pinjaman online menjadi sorotan masyarakat akhir-akhir ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kasus seputar pinjaman online menjadi sorotan masyarakat akhir-akhir ini.

Mulai dari Nafa Urbach yang memiliki pengalaman diteror penagih utang pinjaman online.

Kini adapula kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) imbas pinjaman online di Sumatera Utara.

Kasus KDRT Imbas Pinjol

Kasus KDRT terkait pinjaman online menimpa seorang pramugari berinisial CLK di Medan, Sumatera Utara.

Ia dianiaya suaminya berinisial HAB yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pertanahan Negara (BPN) Sumut.

Baca juga: Jangan Sampai Terjebak! Cek Pinjol Legal Terdaftar OJK dan Solusi Jika Ditagih Padahal Tak Pinjam

Kasus tersebut sudah naik ke meja persidangan di Pengadilan Negeri Medan.

Sang mantan pramugari itu menangis saat memberikan keterangan di sidang yang berlangsung di ruang Cakra 4 PN Medan

Saat bersaksi di hadapan majelis hakim Abdul Kadir, CLK mengaku kesalahannya karena melakukan pinjol.

Namun ia menyebut itu dilakukan untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya.

"Memang salah, aku pinjam online (pinjol) tanpa sepengetahuan suami namun itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya," ucap CLK sembari menangis, Kamis (16/9/2021) malam.

CLK mantan pramugari yang dianiaya suami oknum ASN BPN Sumut, HAB saat bersaksi di persidangan, Kamis (16/9/2021) malam.
CLK mantan pramugari yang dianiaya suami oknum ASN BPN Sumut, HAB saat bersaksi di persidangan, Kamis (16/9/2021) malam. (TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN)

CLK mengungkapkan kejadian penganiayaan itu terjadi pada Senin 17 Mei 2021 lalu.

CLK mengaku mendapat tamparan bertubi-tubi dari sang suami.

"Meski saya sudah bersujud, namun suami terus menampar pipin saya hingga memukul bagian pada lengan kiri saya. Sebab terdakwa hanya memberikan kebutuhan Rp 500 ribu perbulan. Jadi tidak mencukupi," kata mantan pramugari maskapai penerbangan swasta ini.

Dalam persidangan itu, CLK mengatakan bahwa dirinya sudah tidak tahan lagi.

"Tidak tahan pak, karena selama 10 tahun berumah tangga, sering marah dan main tangan. Namun hal itu tidak pernah cerita sama orang," ucapnya.

Mendengar kesaksian itu, hakim Abdul Qadir pun menanyakan sewaktu menikah status suami apa, apakah lajang atau duda.

Baca juga: Nomor Teleponmu Dijadikan Penjamin Pinjol oleh Orang Tak Dikenal? Ini Langkah yang Harus Dilakukan

CLK pun menjawab bahwa suaminya itu waktu menikah sudah berstatus duda.

Namun setelah berumah tangga, CLK baru mengetahui suaminya bercerai dengan istri pertamanya karena sering ringan tangan alias memukul.

"Jadi kalau dia minta maaf apakah kamu mau memaafkan?" tanya Ketua majelis hakim.

CLK pun menjawab tidak.

Ia juga menolak mengenai perjanjian di Notaris tentang perdamaian.

Sebabnya, CLK mengaku sudah terlalu sakit dan ingin suaminya ditahan agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca juga: Agar Tak Tertipu, Berikut Ciri-ciri Pinjol Ilegal dan Tips Terhindar Jerat Lintah Darat

Sementara itu, saksi lainnya yang dihadirkan ke persidangan yakni Lukmanto, yang merupakan tetangga korban mengatakan kalau korban sekitar pukul 21.30 WIB datang ke rumahnya.

Saat itu, dia mengadukan bahwa telah terjadi pemukulan dan berniat melaporkan kepada Polsek Sunggal.

"Sempat dicegah namun niat korban sudah kuat ingin melaporkan pak Hakim," ucapnya.

Akhirnya ia bersama istrinya, langsung mengantar korban melaporkan ke Polsek Sunggal.

Sementara itu, saat majelis hakim mengonfrontir terdakwa, HAB membantahnya, terutama soal uang perbulan untuk istrinya Rp 500 ribu.

Ilustrasi
Ilustrasi (kontan/indra surya)

HAB juga membantah dirinya suka marah-marah dan memukul istrinya.

Kemudian majelis hakim menanyakan apakah saksi tetap pada keterangannya, saksi menyatakan tetap.

Sedangkan untuk kesaksian Lukmanto, terdakwa yang tidak ditahan membenarkan kesaksian tersebut.

Selanjutnya majelis hakim pun menutup persidangan dan menundanya hingga pekan depan.

Baca juga: Kasus Teror Pinjol Sebarkan Foto Warga Cilincing Disertai Tulisan Open BO, Polisi Akan Periksa Saksi

Setelah persidangan selesai, CLK terlihat histeris melihat suaminya.

Namun hal tersebut, tidak berlangsung lama karena salah satu anggota majelis hakim menenangkan korban.

"Dan meminta agar korban bersabar," ujarnya.

Nafa Urbach Diteror Pinjol

Aktris dan penyanyi, Nafa Urbach ditemui saat menghadiri acara konferensi pers kerjasama antara K-Vision dan MD Corporation di Gedung MD Place, di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2014).
Aktris dan penyanyi, Nafa Urbach ditemui saat menghadiri acara konferensi pers kerjasama antara K-Vision dan MD Corporation di Gedung MD Place, di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2014). (Tribunnews/Jeprima)

Nafa Urbach menceritakan pengalamannya diteror pinjaman online.

Oknum tersebut menghubungi Nafa Urbach lewat chat dengan menyebut nama seseorang. Namun Nafa mengaku tak mengenal orang itu.

"Awalnya itu ada beberapa oknum yang nge- WhatsApp aku. Dia menyebutkan nama orang yang nggak aku kenal, terus abis itu dia nagih 'tolong sampaikan ke orang itu untuk membayarkan tagihannya karena sudah telat bayar' gitu katanya," ujar Nafa Urbach dalam jumpa pers virtual, Rabu (15/9/2021).

Merasa tak mengenal orang yang dimaksud, Nafa pun memilih untuk tak memperdulikan pesan tersebut.

Baca juga: Kasus Teror Pinjol Sebarkan Foto Warga Cilincing Disertai Tulisan Open BO, Polisi Akan Periksa Saksi

Namun, nomor itu terus menghubungi Nafa selama berhari-hari dan meminta dirinya untuk membantu pelunasan pinjaman tersebut.

"Aku pikir itu chat nyasar, jadi aku nggak hiraukan, terus sorenya ada lagi seperti itu, aku juga cuekin," ucap Nafa.

"Nah tapi itu berlangsung berhari-hari," lanjutnya.

Nafa pun membalas karena mulai merasa terganggung dan saat itu juga ia mendapat kabat bahwa nomor dan namanya dijadikan jaminan dalam pinjaman online.

"Akhirnya aku membalas, 'siapa ya mbak yang ngutang?' dibalas 'teman ibu, nomor ibu dijadikan jaminan' katanya gitu," beber Nafa.

Nafa Urbach
Nafa Urbach (Tribunnews.com/Jeprima)

Merasa tak mengenal dengan nama dan foto yang diberikan oleh penagih hutang tersebut Nafa pun memilih untuk tak membalas lagi.

Meski tak mengalami kerugian, Nafa mengaku dirinya mendapat ancaman dari penagih utang tersebut yang disampaikan melalui chatting.

Setelah mendapat ancaman dari oknum penagih pinjaman online Nafa Urbah langsung menghubungi temannya.

Teman Nafa Urbach itu seorang polisi.

Ia mengadukan tindakan ancaman dan adanya unsur penipuan dari oknum tersebut.

Nafa juga merasa sudah tidak nyaman karena selalu diteror untuk membayar utang dari seseorang yang tidak ia kenal.

"Saya merasa sudah tidak nyaman dengan ancaman-ancaman beberapa preman ini gitu kan, akhirnya saya teleponin temen saya yang polisi," ucap Nafa Urbach dalam jumpa pers virtual, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Kasus Teror Pinjol Sebarkan Foto Warga Cilincing Disertai Tulisan Open BO, Polisi Akan Periksa Saksi

"Besoknya ada nomor lain lagi, dia meminta saya untuk melunasi hutang orang tersebut," katanya.

Nafa kembali menceritakan bahwa oknum tersebut terus menerus meminta dirinya melunasi hutang orang yang tak ia kenal.

"Dia bilang 'buat lo kan nggak seberapa, kalau seandainya nama lu udah ada di data dia, berarti dia percaya lo untuk melunasi utang teman lo' katanya gitu," tutur Nafa Urbach.

Hingga akhirnya Nafa untuk sementara ini memblokir nomor yang sering menghubunginya sehingga tak lagi bisa mengirim sms ataupun pesan Whatsapp.

"Semakin hari semakin banyak sekali SMS atau WhatsApp-WhatsApp yang masuk.

"Udah saya blokir-blokir, tapi mereka datang lagi di SMS," sambungnya.

Keluarganya Diancam Dihabisi

Selebritis Nafa Urbach ikut mengantarkan berkas Bakal Caleg Partai Nasional Demokrat ke Gedung KPU, Jakarta Pusat, Senin (16/7/2018). Partai NasDem mendaftarkan calon legislatifnya dengan data 80 dapil dengan jumlah bakal caleg 494 orang dan ikut hadir juga para selebritis seperti Nafa Urbach, Tessa Kaunang, Eddies Adelia, Kristina dan Krisna Mukti.
Selebritis Nafa Urbach ikut mengantarkan berkas Bakal Caleg Partai Nasional Demokrat ke Gedung KPU, Jakarta Pusat, Senin (16/7/2018). Partai NasDem mendaftarkan calon legislatifnya dengan data 80 dapil dengan jumlah bakal caleg 494 orang dan ikut hadir juga para selebritis seperti Nafa Urbach, Tessa Kaunang, Eddies Adelia, Kristina dan Krisna Mukti. (Tribunnews/Jeprima)

Nafa Urbach mendapat ancaman bahwa dirinya dan keluarganya akan dibunuh jika tidak melunasi utang dari pinjaman online.

Nafa merasa tak mengenal orang yang disebut-sebut menjadikan dirinya sebagai jaminan. Sehingga Nafa pun enggan untuk melunasi hutang tersebut.

Meski tak mengalami kerugian, Nafa mengaku dirinya mendapat ancaman dari penagih hutang tersebut yang disampaikan melalui chatting.

Setelah ia mengaku tak mengenal orang-orang yang disebutkan, oknum langsung melakukan ancaman.

"Saya bilang saya tidak kenal peminjam, dibalas 'jangan bohong kamu, nama anda sudah dijadikan jaminan oleh orang ini' katanya gitu," ungkap Nafa Urbach dalam jumpa pers virtual Rabu (15/9/2021).

Ia mengatakan bahwa keluarga diancam akan dibunuh jika dirinya tak menyelesaikan pinjaman dari seseorang yang mengaku temannya.

Oknum tersebut mengatakan bahwa ia tahu alamat rumah keluarganya untuk membunuh jika tak menyelesaikan utang tersebut.

"Keluarga saya diancam, 'kalau lu nggak bayar (pinjamannya) keluarga lu jadi tanggungannya' begitu," terang Nafa Urbach.

"(Katanya) 'gue bisa datang ke rumah lo dan gue habisin semua keluarga lo', sampe kayak gitu," sambungnya.

Setelah adanya ancaman seperti itu, Nafa mulai menyadari bahwa hal terserbut mulai merujuk ke tindak penipuan.

Sebab ia mulai sering mendapat ancaman dan teror yang meminta Nafa untuk melunasi utang pinjaman online.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Mantan Pramugari Digebuki Suami yang Merupakan Oknum ASN BPN Sumut Hanya Karena Pinjaman Online, dan di Tribunnews.com dengan judul Dapat Ancaman dari Penagih Pinjaman Online, Nafa Urbach Mengadu ke Temannya yang Polisi, 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved