Tak Puas Jakarta Peringkat 46 Kota Teraman di Dunia Versi SCI, Wagub DKI Bilang Begini

DKI Jakarta berhasil masuk 60 besar kota teraman di dunia versi Economist Intelligence Unit merilis Safe Cities Index

Tayang:
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi DKI Jakarta berhasil masuk 60 besar kota teraman di dunia versi Economist Intelligence Unit merilis Safe Cities Index (SCI). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - DKI Jakarta berhasil masuk 60 besar kota teraman di dunia versi Economist Intelligence Unit merilis Safe Cities Index (SCI).

Ibu kota menduduki peringkat ke-46 kota teraman di dunia dengan capaian poin 56,4 dari 100.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun bersyukur ibu kota bisa masuk daftar tersebut.

"Kita bersyukur Jakarta berangsur-angsur menjadi lebih baik," ucapnya di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (19/9/2021).

Baca juga: Garuda Indonesia Dinobatkan Satu Diantara Beberapa Maskapai Teraman di Dunia Soal Kesehatan

Menurutnya, capaian ini tidak terlepas dari pembenahan yang dilakukan Pemprov DKI dalam beberapa tahun terakhir.

Khususnya soal pembenahan di sektor transportasi melalui Jak Lingko yang menjadi salah satu program unggulan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria
 
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria   (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

"Pertama transportasi kita meningkat baik di dunia, dan sekarang soal keamanan juga semakin membaik," ujarnya.

Walau demikian, politisi Gerindra ini tak puas dan berharap kota Jakarta bisa terus berbenah, sehingga semakin dikenal di dunia internasional.

"Mudah-mudahan Jakarta ke depan lebih baik lagi, transportasinya, udaranya, kemudian juga lebih aman lagi," tuturnya.

Dilansir dari Tribunnews.com, Economist Intelligence Unit merilis Safe Cities Index (SCI) yang memberi peringkat kepada 60 kota-kota di dunia yang menjadi tujuan internasional.

Dalam daftar ini, ada sejumlah kategori untuk menilai keamanan sebuah kota diantaranya keamanan digital, kesehatan, infrastruktur, keamanan pribadi, serta lingkungan.

Baca juga: Jakarta Urutan Pertama Tata Kota Terburuk di Dunia, Wagub Ariza Bilang Begini

Sejumlah kota di Asia seperti Tokyo dan Osaka di Jepang serta Singapura masih duduk di deretan teratas.

Kendati demikian, tahun ini posisi pertama diduduki kota di Eropa.

Ibu Kota Denmark, Kopenhagen dinobatkan sebagai kota paling aman di dunia untuk pertama kalinya.

Kota ini memiliki poin sejumlah 82,4 dari 100, menurut laporan.

Kopenhagen naik secara signifikan dari posisinya di nomor 8 pada 2019 lalu.

Nilainya melonjak tinggi karena peningkatan keamanan lingkungan dan keamanan pribadi.

"Salah satu faktor kunci yang membuat Kopenhagen menjadi kota yang aman adalah tingkat kejahatannya yang rendah, saat ini berada pada tingkat terendah dalam lebih dari satu dekade," kata Lars Weiss, walikota Kopenhagen dalam laporan tersebut.

"Kopenhagen juga dicirikan oleh kohesi sosial yang besar dan kesenjangan kekayaan yang relatif sempit."

"Ini adalah kota campuran di mana asisten kebersihan dan CEO bertemu satu sama lain di supermarket lokal dan memiliki anak-anak di sekolah yang sama," ujarnya.

Di posisi ke-2 ada Toronto di Kanada dengan 82,2 poin.

Sementara Singapura ada di urutan ke-3 dengan 80,7 poin.

Meskipun Sydney berada di urutan keempat dengan 80,1 poin, kota di Australia ini menduduki puncak di kategori keamanan digital.

Sementara itu Tokyo dengan 80,0 poin menjadi kota teraman ke-5 di dunia.

Kota-kota Asia Pasifik, yakni Hong Kong dan Melbourne, menempati urutan ke-8 dengan 78,6 poin.

New York mendapat nilai tertinggi dari kota-kota di AS lainnya dan duduk di urutan ke-11 bersama dengan Barcelona di Spanyol.

Di lima terbawah, ada Kota Lagos di Nigeria, Kairo di Mesir, Caracas di Venezuela, Karachi di Pakistan, dan Yangon di Myanmar.

Baca juga: Mencari Destinasi Wisata Bawah Laut Terindah di Indonesia Jadi Lebih Mudah, Intip Blublub Sekarang

Lantas peringkat ke-berapa Jakarta?

Menurut laporan tahunan dari Economist Intelligence Unit ini, ibu kota Jakarta duduk di posisi ke-46 dengan perolehan poin 56,4 dari 100.

Menurut kategori Keamanan Digital, Jakarta ada di urutan ke-58 setelah Karachi, Pakistan.

Sedangkan dalam kategori Infrastuktur, ibu kota negara mendapat nomor 40 dengan poin 63,7.

Jakarta ada di bawah Santiago, Kuala Lumpur, Sao Paulo, dan Bangkok dalam kategori dengan nilai yang cukup tinggi ini.

Jakarta mendapat nilai tinggi yakni 73,8 dan duduk di urutan ke-30 berdasarkan kategori Environmental Security.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved