Breaking News:

BNN Beberkan Kecamatan di Kota Tangerang yang Rawan Peredaran Narkoba

Kepala BNN Kota Tangerang Satrya Ika Putra mengatakan kalau daerahnya masih menjadi jalur primadona distribusi barang haram narkoba

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Diskusi Fraksi Teras yang digelar oleh Solusi Movement dengan tema Gurita Narkoba di Jalur Perlintasan, Rabu, (22/9/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang mencatat ada beberapa kecamatan di wilayahnya yang masih zona merah atau rawan peredaran narkoba.

Sebab, Kepala BNN Kota Tangerang Satrya Ika Putra mengatakan kalau daerahnya masih menjadi jalur primadona distribusi barang haram narkoba.

"Yang rawan narkoba itu sementara ada di Karawaci, Pinang, Sangiang, Ciledug. Ada tingkat kecamatan dan kelurahan," jelas Satrya pada diskusi Fraksi Teras yang digelar oleh Solusi Movement dengan tema Gurita Narkoba di Jalur Perlintasan, Rabu, (22/9/2021).

Maka dari itu, pihaknya mengantongi program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Program ini dimulai dari sosialisasi bahaya narkoba yang dilakukan ke berbagai elemen masyarakat.

"Kita lakukan monitoring dan konsolidasi juga," ujar Satrya.

Selain itu, BNN Kota Tangerang juga memiliki program rehabilitasi bagi para pecandu narkoba.

Pasalnya, pecandu tinggal datang ke kantor BNN Kota Tangerang. Setelah itu, mereka akan melakukan konsolidasi dengan pihak BNN Kota Tangerang.

"Layanan rehabilitasi ini rawat jalan. Kita ada dia dokter. Untuk yang gejala ringan bisa kita tangani. Namun, untuk yang berat kita kirim ke Lido di Bogor," ungkap Satria.

Baca juga: Kota Tangerang Masih Jadi Jalur Primadona Perlintasan Peredaran Narkoba

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved