Pembelajaran Tatap Muka

Ragukan Temuan Kemendikbud Ristek, Wagub DKI Yakin PTM Tak Timbulkan Klaster Baru Covid-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meragukan temuan 25 klaster Covid-19 di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Senin (13/9/2021)   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meragukan temuan 25 klaster Covid-19 di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Pasalnya, penerapan PTM yang sudah dimulai sejak 30 Agustus 2021 dan 610 sekolah di ibu kota ini dinilai sangat baik.

"Sejauh ini kami meyakini protokol kesehatan yang dilaksanakan saat PTM di sekolah sudah sesuai dengan mekanisme, SOP yang baik," ucapnya, Kamis (23/9/2021).

Kalaupun ada anak atau tenaga pendidik yang terpapar Covid-19, politisi Gerindra ini bilang, besar kemungkinan mereka terpapar saat berada di luar lingkungan sekolah.

"Kemungkinan itu dalam perjalanan atau di rumah, bukan di sekolah," ujarnya di Balai Kota.

Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan hingga saat ini baru menemukan adanya satu sekolah yang melanggar protokol kesehatan, yaitu di SDN 05 Jagakarsa.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Timur Belum Temukan Sekolah yang Langgar Protokol Kesehatan Saat PTM

Saat itu, Dinkes DKI menemukan adanya oknum guru yang melakukan pembiaran murid tak mengenakan masker dengan benar saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas.

Sekolah itu pun langsung ditutup dan para tenaga pendidik langsung diberi arahan soal protokol kesehatan.

Selain kasus itu, Pemprov DKI atau dalam hal ini Dinas Pendidikan belum menemukan lagi pelanggaran kesehatan.

Termasuk juga munculnya klaster penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Baca juga: Pemprov DKI Pastikan Sekolah yang Menggelar Pembelajaran Tatap Muka Bertambah Banyak

"Kami sampai hari ini yakin, optimis PTM tidak menimbulkan klaster," tuturnya.

Walau demikian, orang nomor dua di DKI ini bilang, Dinas Pendidikan bakal menelusuri semua klaster Covid-19 di lingkungan sekolah yang diungkap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini.

"Informasi ini masih perlu kita cek kembali. Untuk informasi pastinya nanti menunggu keterangan dari bu Kepala Dinas Kesehatan," kata Ariza.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved