Antisipasi Virus Corona di DKI
Sejak Awal September, DKI Targetkan 7.000 Pencari Suaka Disuntik Vaksin Covid-19
Program vaksinasi Covid-19 bagi pencari suaka di ibu kota sudah dimulai Pemprov DKI Jakarta sejak awal September 2021.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Program vaksinasi Covid-19 bagi pencari suaka di ibu kota sudah dimulai Pemprov DKI Jakarta sejak awal September 2021.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menuturkan, program ditargetkan menyasar 7.000 pencari suaka.
"Vaksin bagi pencari suaka sudah dilakukan, sudah dilakukan di awal September," ucapnya, Sabtu (25/9/2021).
Dwi menyebut, vaksin Covid-19 bagi pencari suaka ini dialokasikan oleh PBB melalui pemerintah pusat.
"Ada alokasi dari PBB yang diberikan dari pemerintah pusat kepada kami untuk diberikan lagi kepada pencari suaka," ujarnya saat dihubungi.
Baca juga: Puskesmas Kramat Jati Gunakan Moderna dan Pfizer untuk Penyuntikan Dosis Satu Vaksin Covid-19
Untuk pendataan para pencari suaka yang bakal menerima vaksin Covid-19 ini, Pemprov DKI bekerja sama dengan UNHCR.
Proses pendataan ini pun berlangsung cukup lama, pembahasannya memakan waktu hingga dua bulan.
"Modelnya penyuntikan vaksinasinya bertahap, tidak rutin tergantung pendataan dan verifikasi data yang dilakukan tim UNHCR dan IOM," kata Dwi.
Baca juga: Ada Temuan Kasus Aktif di SD, Wagub Ariza Dorong Vaksin Covid-19 Bagi Anak Usia di Bawah 12 Tahun
"Kalau data sudah clear statusnya, baru kami berikan vaksin," tambahnya menjelaskan.
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, sudah ada 350 pencari suaka yang menerima vaksin Covid-19.
"Berikutnya tergantung kesiapan hasil validasi dan verifikasi oleh UNHCR and IOM, kemudian baru dijadwalkan di tempat dan tanggal tertentu," tuturnya.
Kirim Surat ke Menkes Budi, Mas Anies Minta WNA Pencari Suaka Dapat Vaksin Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya sempat meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan vaksin Covid-19 kepada warga negara asing (WNA) pencari suaka.
Permintaan ini disampaikan Anies lewat surat bernomor 297/-1.772.1 yang dikirimkan Anies ke Menkes Budi pada 12 Juli 2021 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/penyuntikan-dosis-satu-vaksin-covid-19-menggunakan-jenis-moderna-bagi-warga-umum-2021.jpg)