Melihat Babinsa Desa Oseli Di Ujung Selatan NKRI: Hadapi Masalah Air, Alam dan Nasionalisme
Menarik melihat bagaimana tugas seorang Bintara Pembina Desa alias Babinsa TNI AD yang berdinas di desa paling selatan wilayah NKRI.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Bertugas di daerah perbatasan, Letkol Educ menjelaskan tak sekadar menjaga potensi alam yang ada di daerah itu.
Namun juga menjaga rasa nasionalisme warga dan memastikan tak ada serangan dari pihak luar yang mengganggu keamanan negara.
"Ini jadi desa yang jadi perhatian kami untuk diperhatikan secara khusus karena salah satu fungsinya untuk alat pertahanan kita.
Baca juga: Dokter Lulusan Inggris Mantap jadi Prajurit TNI, Terpanggil Saat Ikut Baksos Katarak di Batas Negara
Karena ini adalah batas paling selatan dari Indonesia," kata Letkol Educ.
Sementara itu, Letkol Educ menyebut bahwa warga Desa Oeseli masih sangat begitu menghargai adat istiadat dan budaya mereka.
Salah satunya dengan memainkan alat musik sasando dan membuat kain tenun khas Rote Ndao.
"Kita sering tugaskan Babinsa kita untuk membangun kesadaran mereka tentang pentingnya wilayah mereka ini untuk kepentingan pertahanan negara," ujar Dandim Rote Ndao itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ote-ndao-nusa-tenggara-timur-n.jpg)