Pemkot Bekasi 2021

Pelayanan Publik di Kota Bekasi Terapkan Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi

Scan barcode aplikasi PeduliLindungi sesuai instruksi Wali Kota Bekasi mempercepat capaian kekebalan kelompok

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/Humas Pemerintah Kota Bekasi
Penerapan scan barcode aplikasi PeduliLindungi di sejumlah kantor pelayanan publik Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pelayanan publik di Kota Bekasi telah menerapkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini sesuai instruksi Wali Kota Bekasi mempercepat capaian kekebalan kelompok atau herd immunity Covid-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi telah menerbitkan surat edaran nomor 440/1395/SET.COVID-19 Tentang: Kewajiban Vaksinasi Covid-19 dalam Pengurusan Pelayanan Publik.

Salah satunya pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, telah memulai penerapan wajib scan barcode warga yang hendak menggunakan pelayanan.

Baca juga: Siswa SD di Kota Bekasi Terpapar Covid-19, Disdik Hentikan Kegiatan PTM

Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdukcapil Kota Bekasi Romi mengatakan, penerapan scan barcode aplikasi PeduliLindungi sekaligus untuk mendeteksi warga yang belum tervaksin.

"Tujuannya tentu saja untuk memenuhi capaian herd immunity, sekaligus menjaga warga dan pegawai yang datang ke Disdukcapil dipastikan sudah tervaksin," kata Romi, Jumat (1/10/2021).

Dia menambahkan, jika ditemukan ada warga yang datang ke Disdukcapil dan belum tervaskin, akan segera diarahkan untuk dilakukan vaksinasi di Puskesmas Karang Kitri Bekasi Timur.

Baca juga: Pemkot Bekasi Dorong Peningkatan Produksi UMKM Lokal

“Kami juga mempersilahkan warga yang belum vaksin untuk vaksin terlebih dahulu di Puskesmas Karang Kitri, karena puskesmas ini merupakan puskesmas terdekat dari lokasi kami," tambahnya.

Hal yang sama juga berlaku di kantor Dinas Penanaman Modal dan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), setiap pelayanan publik diterapkan scan barcode PeduliLindungi.

Seperti misalnya pelayanan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Usaha Konstruksi (SIUJK), dan masih banyak layananan perizinan lainya.

“sesuai dengan peraturan Wali Kota Bekasi yang telah beredar bahwa seluruh sektor pelayanan publik perlu menggunakan aplikasi Peduli Lindungi," kata Wulan selaku Kasubbag Umum DPMPTSP Kota Bekasi.

Begitu juga pelayanan publik di kecamatan, Sekretaris Camat Medan Satria Rosalina Teresa mengatakan, setiap pelayanan yang dilakukan di Kantor Kecamatan baik warga ataupun aparatur yang bertugas wajib untuk melakukan check-in PeduliLindungi.

Baca juga: Mulai Oktober Naik KA dan Pesawat Tak Perlu Lagi Aplikasi PeduliLindungi, Berikut Ketentuannya

"Seluruh jajaran aparatur Kecamatan Medan Satria sama-sama bersemangat. Kita mengajak warga untuk melakukan vaksinasi bukan dalam rangka mau sehat sendiri, dan menyulitkan prosedur pelayanan, tapi supaya imunitas di kawasan Kecamatan Medan Satria itu bisa tercapai," ungkapnya.

Penerapan scanning barcode PeduliLindungi di sektor pelayanan publik juga diiringi dengan program percepatan vaksinasi yang diterapkan Pemerintah Kota Bekasi.

Layanan vaksinasi disediakan dalam berbagai opsi seperti pembukaan Sentra Layanan Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga, lalu vaksinasi di titik-titik lokasi pada masing-masing Kelurahan.

Serta program percepatan vaksinasi yang saat ini tengah digencarkan yakni, vaksin door to door yang dilakukan secara jemput bola ke rumah-rumah warga.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved