Tim Saber Pungli Kecamatan di Jakarta Timur Lakukan Pengawasan Hingga Pasar

Tim Saber Pungli tingkat Kecamatan yang bakal dibentuk Pemkot Jakarta Timur tidak hanya melakukan pengawasan di kantor pemerintah.

GOOGLE via Tribun Jateng
Ilustrasi pungli. Tim Sapu Bersih (Saber) pungutan liar (Pungli) tingkat Kecamatan yang bakal dibentuk Pemkot Jakarta Timur tidak hanya melakukan pengawasan di kantor pemerintah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Tim Sapu Bersih (Saber) pungutan liar (Pungli) tingkat Kecamatan yang bakal dibentuk Pemkot Jakarta Timur tidak hanya melakukan pengawasan di kantor pemerintah.

Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Eka Darmawan mengatakan tim bakal melakukan pengawasan hingga ke pasar yang rawan jadi lokasi pungli dalam pengelolaan parkir dan kios.

"Termasuk (Pungli) di pasar, jadi yang berkaitan dengan masyarakat. Kami bentuk di kecamatan supaya rangkaian daripada (Inspektorat) unit tingkat kota," kata Eka di Jakarta Timur, Jumat (8/10/2021).

Anggota Tim Saber Pungli tingkat Kecamatan ini terdiri dari Camat, Wakil Wakil Camat, Sekretaris Kecamatan, Kasi Pemerintahan Kecamatan, dan para Lurah di masing-masing wilayah.

Namun tim yang berada di 10 Kecamatan ini hanya bersifat melakukan pencegahan dan pengawasan, temuan Pungli tetap dillpalorkan lalu ditindaklanjuti jajaran Inspektorat Pemkot Jakarta Timur.

"Supaya membantu proses pencegahan pungli, terutama yang banyak pengaduan masyarakat seperti PTSL, parkir liar. Nah upaya-upaya itu harus disosialisasikan kepada warga, dibantu dengan camat dan timnya," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Jakarta Timur Bentuk Tim Saber Pungli di Tingkat Kecamatan

Baca juga: Viral Video Diduga Warga Tarik Pungli Tutup Jembatan Kedaung, Polisi: Itu Pak Ogah

Eka menuturkan pembentukan Tim Saber Pungli tingkat Kecamatan diharapkan juga dapat mencegah adanya oknum RT/RW melakukan pungli saat mengurus pelayanan administrasi warga.

Tujuannya menjadikan Jakarta Timur bebas Pungli, sebagaimana yang ditargetkan Pemprov DKI Jakarta dalam pelayanan warga dari tingkat RT/RW, Kelurahan hingga Kota.

"Ini adalah bentuk inovasi dari unit tingkat kota, supaya pencegahan itu mulai mengedukasi masyarakat supaya pungli tidak menjadi peluang buat RT, RW atau Satgas Pokja. Seperti itu," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved