Cerita Khasiat Sumur Tua Sendang Putri Cempo, Badan Melepuh Sembuh dalam 3 Hari
Air dari Sendang Moro Cahyo atau Sendang Putri Cempo di Sragen dipercaya menyembuhkan berbagai penyakit. Ini kisahnya.
Juru Kunci Situs Sambi Galuh, Mbok Kinem (81) mengatakan situs berhubungan erat dengan Kerajaan Majapahit.
"Zaman keraton itu namanya Punden Sambi Galuh, dulu digunakan sebagai tempat istirahat Putri Cempo (Istri Prabu Brawijaya V)," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (11/10/2021).
Di situs tersebut, berdiri dua pohon sambi yang sudah berumur ratusan tahun.
"Pohon yang doyong ke arah timur itu merupakan tempat tidur Putri Cempo, sedangkan pohon sambi yang satunya merupakan tempat untuk menyimpan baju," jelasnya.
Dalam cerita sejarah, Prabu Brawijaya V dan pasukannya pernah keluar dari kerajaan dan melakukan pelarian menuju Gunung Lawu.
Menurut Mbok Kinem, di situs itulah Prabu Brawijaya dan Putri Cempo bertemu.
"Iya, di sini tempat pertemuan Prabu Brawijaya V dan Putri Cempo, kemudian Putri Cempo tidak ikut ke perjalanan selanjutnya," kata dia.
Mbok Kinem menuturkan, sosok Putri Cempo ialah seorang penari.
Seperti situs zaman dulu, dulu, kata dia, banyak masyarakat yang datang untuk meminta pesugihan.
Namun, dengan perkembangan zaman, semakin jarang orang yang datang utuk hal itu.
"Selain pohon sambi, juga ada sendang Putri Cempo yang kini airnya masih mengalir," aku dia.
Mitos orang Sunda tak boleh menikah dengan orang Jawa masih melekat pada sebagian kelompok.
Kepercayaan itu muncul setelah Perang Bubat yang terjadi pada tahun 1357 pada abad ke-14.
Perang tersebut terjadi karena adanya perselisihan antara Mahapatih Gajah Mada dari Majapahit (Jawa), dengan Prabu Maharaja Linggabuana dari Kerajaan Padjajaran (Sunda).