Pilpres 2024

Rencana Anies Keliling Indonesia Usai Lepas Jabatan, Akankah Jadi Capres atau Cagub DKI di 2024?

Anies Baswedan diketahui dilantik menjadi Gubernur DKI pada 16 Oktober 2017, yang berarti masa jabatan lima tahun Anies akan selesai pada Oktober 2022

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Yogi Jakarta
KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
Gubernur DKI Anies Baswedan usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 pada Selasa (21/9/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Sosok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan rencananya setelah lepas jabatan pada Oktober tahun depan.

Anies Baswedan diketahui dilantik menjadi Gubernur DKI pada 16 Oktober 2017, yang berarti masa jabatan lima tahun Anies akan selesai pada Oktober 2022.

Rencana ini diungkap Anies setelah mendapatkan pertanyaan dari Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN, Zita Anjani yang menjadi moderator acara.

Dalam acara Workshop Nasional DPP PAN yang disiarkan di akun Youtube PAN TV, Rabu (6/10/2021), Zita Andani menanyakan rencana Anies setelah melepas jabatannya.

Anies Baswedan lantas menjelaskan, ia berharap seluruh pekerjaannya di DKI terlaksana.

"Oktober tahun depan, lima tahun tuntas. Saya hanya berharap semua yang dikerjakan di sini tuntas, sehingga orang percaya pada proses demokrasi. Karena saya ini calon gubernur yang tidak sengaja jadi calon gubernur."

"Bapak-bapak semua tahu semua prosesnya di sini, saya tidak pernah membayangkan bahwa akan menjadi calon gubernur di Jakarta. Dan yang bekerja untuk proses pemenangan kemarin barangkali banyak di antara Bapak-Ibu semua yang ikut terlibat, yang iurannya luar biasa, iuran tenaga," jelas Anies Baswedan.

Baca juga: Anis Dituding Prasetyo Berbohong Saat Bicara Pilkada DKI 2024, Wagub Ariza Santai Menanggapi

Lebih lanjut, Anies menuturkan rencananya keliling Indonesia setelah melepas jabatan Gubernur DKI.

"Jadi yang ada di benak saya adalah ini dituntaskan bisa lapor pada umat, lapor pada masyarakat, amanat, nih namanya sama nih, amanah sudah dijalankan dengan baik. Tuntas. Nah sesudah itu saya jadi orang bebas."

Tangkapan layar dalam video yang diunggah di instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Tangkapan layar dalam video yang diunggah di instagram Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (@aniesbaswedan)

"Sambil orang bebas saya menikmati keliling ke mana-mana. Jadi nanti saya ingin, kalau boleh... kemarin kan tahanan kota lima tahun, jadi habis itu kalau sudah, saya keliling saja kemana-mana, di Indonesia, itu kira-kira," tegas Anies Baswedan.

Tak hanya itu, Anies Baswedan sejatinya ingin kembali bertarung di Pilkada DKI Jakarta jika tidak diundur ke tahun 2024.

Anies mengakui sudah mempersiapkan agar pada tahun terakhir masa jabatannya dimanfaatkan untuk kampanye jika Pilkada DKI masih diselenggarakan pada Tahun 2023.

Baca juga: Masa Jabatan Tinggal Setahun, Ahmad Riza Patria Ogah Nyalon Gubernur DKI

“Dulu rencananya nanti tahun terakhir, (kalau ada pilkada tahun 2023), baru mulai kampanye,” ujar Anies.

Namun, kata Anies, Pilkada 2022 ditiadakan seperti yang tercantum dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 sehingga akan memanfaatkan momentum tersebut dengan terus bekerja menuntaskan program-program yang sudah dicanangkan.

"Ternyata enggak ada pilkada tahun depan. Jadi ya sudah, kita kerja terus saja, gitu kan. Enggak ada kampanye tahun depan. Kalau ada pilkada tahun depan kita kampanye, tetapi karena enggak ada pilkada ya sudah kita terusin saja kerja sampai akhir," kata Anies.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved