4 Tahun Gubernur Anies

4 Tahun Pimpin DKI Jakarta, Aksi Anies Baswedan Bangun 3 Kampung Susun Buat Warga yang Digusur Ahok

Gubernur Anies Baswedan selama empat tahun memimpin DKI Jakarta setidaknya membangun tiga kampung susun bagi warga yang digusur era Ahok.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat saat bertemu di Gedung DPRD DKI, Senin (26/8/2019). Gubernur Anies Baswedan selama empat tahun memimpin DKI Jakarta setidaknya membangun tiga kampung susun bagi warga yang digusur era Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. 

Berkaca pada penggusuran 2016 silam, Anies memastikan selama memimpin DKI Jakarta ini semua orang yang tinggal di Jakarta dapat kesempatan punya rumah.

"Jangan pernah berpikir menghapus kampung, yang kita harus bereskan adalah kumuhnya. Kampung harus tetap hidup," tegas Anies.

Diketahui, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menggusur permukiman warga Bukit Duri di Bantaran Kali Ciliwung pada 2016 silam, karena Pemprov DKI Jakarta saat itu harus menormalisasi Kali Ciliwung.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan pencanangan pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh bagi warga eks Kampung Duri, Kamis (7/6/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan pencanangan pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh bagi warga eks Kampung Duri, Kamis (7/6/2021). (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Ahok bukannya tanpa solusi menggusur permukiman warga di bantaran Kali Ciliwung.

Ia saat itu menawarkan warga pindah hunian ke Rusun Rawa Bebek.

"Saya sudah bilang, saya tidak ada pilihan. Bagi saya masyarakat Jakarta harus menilai kalian dulu pilih saya jadi wakil gubernur sama Pak Jokowi kenapa? Karena kalian percaya saya bisa mengatasi banjir dan itu kami buktikan," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/9/2016).

Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung ini rencananya terdiri dari 2 blok bangunan, 5 lantai, dan 79 unit hunian.

Dengan tipe unit hunian mezanin seluas 36 meter persegi, masing-masing unit difasilitasi 2 kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, ruang belajar, dapur, dan ruang tumbuh atau ruang UMKM.

Anies memprediksi pembangunan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung rampung pada Maret 2022 dan warga bisa tinggal secara permanen di sana.

Sandyawan Sumardi perwakilan warga mengatakan pencanangan kampung yang segera dimulai ini tak lepas dari perjuangan selama ini.

"Punya rumah hunian sendiri adalah awal kisah perjuangan hidup kami dimulai," ucap Sandyawan saat memberikan sambutan.

Selama ini, 75 kepala keluarga (KK) eks warga Bukit Duri korban penggusuran belum mempunyai tempat tinggal tetap, tapi mereka tetap menaruh harapan punya hunian tetap.

Sandyawan dan 75 KK senang karena pada Maret 2022 nanti, Kampung Susun itu sudah rampung.

"Pak Anies Baswedan yang sejak awal ketika kami habis mengalami penggusuran langsung datang mendengar keluh kesah kami," kata Sandyawan.

Sebagian besar eks warga Bukit Duri selama lima tahun ini menumpang di keluarga dan saudaranya, dibanding tinggal di penampungan sementara Pemprov DKI Jakarta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved