Breaking News:

Dikerahkan Amankan Lokasi Eksekusi Lahan dan Bangunan, Tim Jaguar Temukan Empat Tombak di Lokasi

Tim Jaguar Polres Metro Depok mengamankan sejumlah senjata tajam dari lokasi eksekusi sengketa lahan di Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Kota Depok.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Elga H Putra
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Kabag Ops Polres Metro Depok, AKBP Ojo Ruslani (kanan), menunjukan barang bukti sajam yang berhasil diamankan Tim Jaguar dari lokasi eksekusi lahan, Kamis (14/10/2021).   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Tim Jaguar Polres Metro Depok mengamankan sejumlah senjata tajam dari lokasi eksekusi sengketa lahan di Jalan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Kota Depok.

Pantauan TribunJakarta di lokasi, ada empat buah senjata tajam menyerupai tombak kayu dengan bilah pisau pada bagian ujungnya, sepanjang kurang lebih satu meter.

“Ini gak tahu dipergunakan untuk apa, tapi kami temukan di pojok rumah yang menjadi lokasi sengketa,” jelas Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus, di lokasi eksekusi, Kamis (14/10/2021).

Winam berujar, senjata tajam tersebut bisa disalahgunakan untuk aksi tawuran dan kejahatan yang lainnya.

“Ini yang biasa digunakan untuk aksi tawuran, atau aksi kejahatan lainnya dugaannya. Jadi oleh karena itu kami amankan,” kata Winam.

Baca juga: TMMD ke-112 di Depok Rampung Digelar, 5 Rumah Tak Layak Huni Hingga Posyandu Selesai Direnovasi

Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Negeri Depok melakukan eksekusi lahan seluas 1.600 meter dan bangunan seluas 300 meter pagi ini ini dibantu unsur TNI, Polri, dan yang lainnya.

Panitera PN Depok yang hadir di lokasi, Eko Suharjo, mengatakan, eksekusi ini sudah berjalan sesuai dengan tahapan baik itu dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan Mahkamah Agung.

“Di Pengadilan Negeri sudah dikabulkan, di Pengadilan Tinggi dikuatkan, di Kasasi juga dikuatkan dan di PK juga demikian,” ujar Eko di lokasi pada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Tim Jaguar mengamankan sajam dari lokasi eksekusi lahan, Kamis (14/10/2021).
Tim Jaguar mengamankan sajam dari lokasi eksekusi lahan, Kamis (14/10/2021). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Dalam eksekusi kali ini, Eko mengatakan pihak yang keberatan dapat mengajukan upaya hukum sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada pihak yang berkeberatan silahkan mengajukan upaya hukum sesuai dengan mekanisme yang ada kalau memang dikemudian hari memang yang dinyatakan, tadi disampaikan saya punya sertifikat ya silahkan dibuktikan,” tuturnya.

“Ini artinya kalau sekarang bicara sertifikat itu tidak akan kelar. Nanti silahkan kalau mengajukan gugatan buktikan di pengadilan. Kalau sudah nantinya punya kekuatan hukum yang inkrah silahkan mengajukan kembali,” timpalnya.

Terakhir, Eko mengatakan dua pihak yang terlibat sengketa lahan dan bangunan ini masih sanak saudara.

“Informasinya masih bersaudara, tapi kalau masalah yang lain-lain kita enggak tahu secara pasti. Kalau misal keluarga itu bisa dibicarakan, tapi kalau sampai banding dan PK, kami menjalankan sesuaikan yang ada,” pungkasnya.

 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved