Breaking News:

Sampel Air Teluk Jakarta yang Tercemar Paracetamol Selesai Diteliti Dinas LH DKI

Pemprov DKI Jakarta telah merampungkan penelitian soal dugaan pencemaran paracetamol di Teluk Jakarta

Instagram @dinaslhdki
Pengambilan sampel air laut di Teluk Jakarta oleh Dinas LH DKI Jakarta, Sabtu (2/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta telah merampungkan penelitian soal dugaan pencemaran paracetamol di Teluk Jakarta.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Yusiono.

"Hasilnya sudah ada," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Sebagai informasi, pengambilan sampel air laut yang diduga tercemar paracetamol itu sudah dilakukan sejak 2 Oktober 2021 lalu.

Sampel tersebut diteliti di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI selama dua pekan terakhir.

Walau demikian, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mau mengungkap hasil penelitian tersebut.

"Saya belum bisa menyampaikan, nanti ada rilis resmi dari Pemprov," ujarnya.

Baca juga: Ramai Kandungan paracetamol di Teluk Jakarta, KAWALI Dorong Regulasi Pengolahan Limbah B3 Diperketat

Diberitakan sebelumnya, warga pesisir utara ibu kota digegerkan dengan fenomena kandungan paracetamol yang mencemari air laut di Teluk Jakarta.

Hal ini terungkap berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal bertajuk Science Direct pada Agustus 2021 lalu.

Dalam jurnal itu disebutkan perairan Ancol memiliki konsentrasi tinggi kandungan Paracetamol sebesar 420 ng/L.

Bahkan, kandungan Paracetamol di kawasan Angke mencapai 610 ng/L.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved