Berikut Aturan Terbaru Ganjil Genap di Jakarta selama PPKM Level 2, Termasuk Sepeda Motor?

Mobilitas tinggi warga dapat memicu lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi pada periode Juni-Juli 2021 lalu.

Tribunnews.com/Irwan Rismawan
Papan pemberitahuan sistem plat nomor kendaraan ganjil genap saat hari pertama pemberlakuan peraturan pelat nomor ganjil-genap di Bundaran Senayan, Jakarta, Selasa (30/8/2016). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAJARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta menerbitkan aturan baru mengenai aturan ganjil genap selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 mulai 19 Oktober hingga 1 November 2021.

Aturan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 438 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis pelaksanaan manajemen kebutuhan lalu lintas dengan sistem ganjil genap pada masa PPKM Level 2.

Dalam keputusan itu dijelaskan bahwa ganjil genap masih akan diterapkan di tiga ruas jalan, yaitu Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan Jalan Rasuna Said.

Kemudian, aturan pembatasan kendaraan ini juga diterapkan di kawasan wisata, yaitu di pintu masuk timur dan barat Ancol, pintu masuk 1 Taman Mini Indonesia Indah, dan pintu masuk utara dan barat Taman Margasatwa Ragunan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, aturan baru ganjil genap ini diterapkan guna membatasi pergerakan masyarakat.

Baca juga: Jakarta Turun PPKM Level 2, Mulai Hari Ini Transjakarta Terapkan Kapasitas Angkut 100 Persen

Hal ini dikarenakan pelonggaran selama PPKM Level 2 dikhawatirkan justru meningkatkan mobilitas masyarakat.

"Level 2 ini ada beberapa pelonggaran yang juga kecenderungannya meningkatkan jumlah orang yang keluar lebih banyak. Artinya potensi interaksi dan kerumunan lebih banyak dan tentu penularan juga bisa lebih banyak," ucapnya.

Mobilitas tinggi warga dapat memicu lonjakan kasus Covid-19 seperti yang terjadi pada periode Juni-Juli 2021 lalu.

Untuk itu, Ariza juga mengingatkan warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Kini Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR dan Sopir Truk Harus Antigen, DPR: Ini Apa-apaan Sih!

"Justru ketika ada pelonggaran, masyarakat harus lebih ketat lagi, lebih patuh lagi menggunakan masker, menjaga jarak dengan disiplin dan bertanggungjawab," ujarnya.

Sebagai informasi, pemberlakukan ganjil genap di tiga ruas jalan utama diterapkan setiap Senin sampai Jumat mulai pukul 06.00 sampai 10.00 WIB dan mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.

Untuk hari libur nasional dan Sabtu-Minggu, ganjil genap tidak berlaku lagi.

Sedangkan, aturan ganjil genap di kawasan wisata berlaku mulai Jumat hingga Minggu dari pukul 12.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved