Tragedi Pengantin Baru Suami Habisi Istri, Sang Adik Bongkar Kelakuan Kakak Ipar Saat Ngerujak
Tragedi pengantin baru, suami diduga habisi istri di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Adik korban ungkap gelagat kakak ipar saat ngerujak bareng.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Romli lalu mendekat, dia mengecek di sekeliling kasur sudah berlumuran darah sambil berusaha membangunkan sang kakak.

"Saya bangunin terus saya lihat banyak darah dan saya lihat juga di kasurnya udah banyak darah," ucap Romli.
Neni tak kunjung merespon, Romli lalu memanggil ibunya untuk melihat kondisi sang kakak.
Keduanya sama-sama tidak bisa berbuat banyak.
Romli diperintah ibunya untuk membaringkan posisi sang kakak, tapi apa daya, darah yang berlumuran di sekujur badan Neni membuatnya tak kuasa menahan lemas.
"Kata ibu saya suruh bangunin (rebahkan) jangan tengkurap posisinya, pada saat saya mau bangunin saya udah lemes duluan banyak darah," jelasnya.
Baca juga: Perkara Sepele Tak Dibuatkan Kopi, Suami Habisi Istri Siri Lalu Bawa Kabur Sertifikat Tanah
Tak lama setelah itu, kakak tertua datang ke lokasi dan langsung berinisiatif mengecek kondisi Neni. Di sana, didapati luka terbuka akibat senjata tajam di sejumlah bagian tubuh korban.
"Baru abis itu panggil RT dan polisi kesini," ujar Romli.
Romli memastikan, pada saat penemuan jasad kakaknya, sang suami berinisial IH sudah tidak ada di tempat dan tidak bisa dihubungi.

Padahal, pada malam kejadian, sikap kakak iparnya sama sekali tidak menunjukkan gelagat aneh. Membaur bersama mencicipi rujak.
"Enggak ada sama sekali (keanehan), semalam ada bareng (ngerujak), (sejauh ini) belum keliatan," terangnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan.
Polisi hingga kini belum mengambil kesimpulan terkait dugaan pelaku beserta motif pembunuhan, sebab proses penyelidikan masih berjalan dan terus menggali bukti-bukti.
"Saat ini tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Timur masih mencari motif kejadian dan pelaku," kata Rahmat kepada wartawan, Minggu (24/10/2021).