Breaking News:

Cerita Kriminal

Lagi, Komplotan Begal Beraksi hingga Korban Tewas, Kali Ini di Cakung Berjumlah 5 Orang

Setelah menyerang secara membabi buta dengan senjata tajam, para pelaku merampas handphone milik SP dan selanjutnya kabur dari lokasi kejadian.

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Istimewa via Tribun Medan
Ilustrasi begal 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Baru beberapa hari terjadi hingga menewaskan pegawai Basarnas di Kemayoran Jakarta Pusat, komplotan begal kembali beraksi di Cakung Jakarta Timur Senin (25/10/2021) dini hari, dan menewakan seorang warga berinsial SP.

Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma mengatakan kejadian bermula saat SP sedang nongkrong di satu Halte Transjakarta, wilayah Kelurahan Ujung Menteng sekira pukul 02.00 WIB.

"Saat korban sedang nongkrong datang sekitar lima pelaku dan langsung menyerang korban dengan senjata tajam," kata Satria saat dikonfirmasi di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (26/10/2021).

Setelah menyerang secara membabi buta dengan senjata tajam, para pelaku merampas handphone milik SP dan selanjutnya kabur dari lokasi kejadian.

Sementara, korban ditemukan warga sudah dalam keadaan terkapar di sekitar lokasi.

Baca juga: Pegawai Basarnas Tewas Dibacok Komplotan Rampok di Kemayoran saat Tunggu Ojol

Baca juga: Driver Ojol Ini Ceritakan Detik-detik Pegawai Basarnas yang Dibacok Begal hingga Tewas di Kemayoran

Warga sempat berupaya melakukan pertolongan.

Nahas, upaya gagal karena buruknya luka bacokan diderita sehingga jenazah SP dibawa ke RS Polri Kramat Jati, untuk keperluan autopsi.

"Barang yang diambil satu buah handphone. Untuk korban mengalami penganiayaan akibat senjata tajam di bagian lengan," ujarnya.

Baca juga: Dua Begal di Cipayung yang Tabrak Tiang Listrik Usai Beraksi, Kini Dirawat di ICU

Baca juga: Asmara Sejoli Satpam Wanita dan Purnawirawan TNI Berujung Tragedi, Pistol Jadi Jalan Terakhir

Satria menuturkan jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung kini sedang melakukan penyelidikan guna meringkus komplotan pelaku pencurian disertai kekerasan yang menewaskan SP.

Sementara, jasad SP yang sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi dan keperluan penyelidikan pada Senin siang sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Kasusnya masih dalam penyelidikan," tuturnya.

--

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved