Cerita Kriminal
Tim Jaguar Polres Metro Depok Masih Beraksi, Amankan Pemuda Mencurigakan Kantungi Pisau
Tim Jaguar Polres Metro Depok mengamankan seorang pemuda di Jalan Raya Gas Alam, Cimanggis, Kota Depok
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Tim Jaguar Polres Metro Depok masih beraksi memberantas kejahatan malam.
Kali ini, Tim Jaguar mengamankan seorang pemuda di Jalan Raya Gas Alam, Cimanggis, Kota Depok, dini hari tadi.
Dari tangan pemuda tersebut, petugas mendapati sebilah pisau hingga beberapa butir diduga obat-obatan terlarang.
Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus, mengatakan, pihaknya mendapati pemuda itu menunjukkan gelagat mencurigakan ketika melintas patroli di lokasi kejadian.
"Kami patroli hingga ke Jalan Raya Gas Alam, dan mendapati seorang pemuda yang bergelagat mencurigakan. Di situ kami dekati dan kami tanya maksud serta tujuannya," ujar Winam pada TribunJakarta, Minggu (31/10/2021).
Hasil pemeriksaan, Winam mengatakan pemuda tersebut mengakui akan menggunakan sebilah pisau untuk menodong pengguna jalan.
"Dari pengakuan dirinya, bahwa pisau tersebut digunakan untuk menodong pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi," katanya.
Tak hanya itu, pemuda tersebut juga akhirnya mengakui akan melakukan pencurian di sebuah rumah kosong yang tengah ditinggalkan penghuninya.
Baca juga: Pakar Hukum tak Setuju Tim Jaguar dan Sejenisnya Dibubarkan, Ini Alasan Logisnya
"Dan malam tadi dia mengakui akan melakukan pencurian di rumah kosong, selanjutnya kami bawa ke Polsek Cimanggis," pungkasnya.
Tim Patroli Malam Dibubarkan
Diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, berencana membubarkan tim patroli pemburu kejahatan malam dari Satuan Sabhara seperti Tim Raimas Backbone Polres Jakarta Timur, Tim Jaguar Polres Metro Depok dan sebagainya.
Hal ini dilakukan, untuk menghindari tindakan sewenang-wenang yang yang dilakukan aparat terhadap warga.
Rencana itu diutarakan Fadil setelah adanya kejadian pelanggaran prosedur atau SOP Kepala Tim Raimas Backbone, Aipda Monang Parlindungan Ambarita, yang memaksa memeriksa isi telepon genggam warga saat bertugas.
Fadil mengatakan dirinya akan menjadikan tim ini lebih profesional dengan pelatihan berbagai macam ilmu pengetahuan, keterampilan, hingga peralatan yang memadai.

“Saya rencananya akan mengumpulkan tim patroli roda dua ini. Nanti, saya akan berikan pelatihan khusus, saya akan siapkan helmnya, kendaraannya, senjatanya."
"Kemudian, kami juga akan siapkan SOP-nya juga supaya jangan ada lagi (tim) Jaguar, Cobra, apalagi itu tim Ketupat Sayur, tim Lele apa itu, macam-macam,” ujar Fadil Sabtu (30/10/2021).