Terungkap! 500 PSK Berada di Kawasan Wisata Puncak, Tersebar Mulai Ciawi Hingga Cisarua
Terungkap, sekira 500 pekerja seks komersial (PSK) berada di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor.
Korban gagal disetubuhi karena berusaha melakukan perlawanan. Ia hanya dicabuli pelaku.
Aksi kekerasan dan pencabulan ini dialami MT (17), seorang siswi kelas I di sebuah SMA di Kabupaten Kupang, belum lama ini.
Ia dibanting dan nyaris disetubuhi oleh MB alias Marsel (19), siswa kelas III SMA.
Pelaku yang juga warga Desa Oelfatu, Kabupaten Kupang baru satu hari pacaran dengan korban.
Pasca melakukan pendekatan dengan korban dan cintanya diterima, pelaku mengajak korban ke tempat pesta di Desa Oelfatu.
Baca juga: Siasat Licik Bocah Remaja di Bima Nodai Anak Tetangga, Pelaku Terancam Hukuman 5 Tahun
Ketika hendak pulang ke rumah, pelaku menawari mengantar pulang korban dan korban pun mengiyakan.
Saat tiba di pinggir pantai Nunsono wilayah RT 001/RW 001, Desa Afoan, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, pelaku mulai merayu korban.
Pelaku memaksa korban untuk bersetubuh dan melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri.
Namun korban menolak dengan alasan kalau korban masih duduk dibangku sekolah.
Pelaku terus merayu korban dan korban tetap menolak ajakan dan rayuan pelaku.
Pelaku pun marah dan membanting tubuh korban.
Namun korban memberontak dan berlari. Pelaku menangkap dan memegang kaki korban sehingga korban jatuh.
Kesempatan itu dipakai pelaku mencabuli korban dengan menindih tubuh korban, meremas bagian sensitif dan meremas dada korban.
Korban tetap melakukan perlawanan dan korban bangun dan hendak pergi. Lagi-lagi pelaku mambanting korban dan korban pun berteriak minta tolong.
Baca juga: Hendak Nodai Penumpangnya Tapi Kepergok Warga, Sopir Angkot Ini Kini Terancam 12 Tahun Penjara
Pelaku tidak kehilangan akal. Ia mencekik leher korban lalu kembali mencabuli korban seperti yang dilakukan sebelumnya.