Tingkat Pengangguran di DKI Jakarta Menurun, Wagub Ariza: Dukung dan Dorong UMKM di Ibu Kota

Tingkat pengangguran DKI alami penurunan, Pemprov DKI Jakarta ajak seluruh elemen masyarakat sukseskan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (5/11/2021). Tingkat pengangguran DKI alami penurunan, Pemprov DKI ajak seluruh elemen masyarakat sukseskan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tingkat pengangguran DKI alami penurunan, Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh elemen masyarakat sukseskan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Badan Pusat Statistik DKI Jakarta merilis penurunan tingkat pengangguran di ibu kota sebesar 2,45 persen.

Hal ini pun diapresiasi oleh Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia mengatakan penurunan ini berkat kerja sama dan kolaborasi yang dibangun semua pihak.

Ia pun kembali mengajak masyarakat untuk menyukseskan UMKM di Ibu Kota.

"Mari kita dukung dan kami mendorong agar UMKM semakin ditingkatkan. Semakin banyak kehadiran UMKM dan masyarakat juga senantiasa kami minta untuk juga membantu mensosialisasikan dan mempromosikan dan belanja melalui UMKM yang ada," kata Politisi Gerindra ini di Balai Kota DKI, Jumat (5/11/2021).

Atas hal ini, Ariza berharap roda perekonomian di DKI kian membaik, terutama di tengah pandemi.

Baca juga: BPS DKI Ungkap Penyebab Tingkat Penganggguran di Jakarta Turun 2,45 Persen

"Itu berarti ada pertanda perekonomian kita semakin baik kedepannya. Mudah-mudahan terus kita tingkatkan apalagi kita sudah ada pelonggaran PPKM level 1," jelasnya.

Sebagai informasi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) DKI Jakarta turun 2,45 persen.

Dirilis melalui Badan Pusat Statistik (BPS) DKI, TPT di Ibu Kota mengalami penurunan dibandingkan Agustus 2020 lalu.

"TPT Jakarta turun sebesar 2,45 persen menjadi 8,50 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Buyung Airlangga dalam keterangan persnya, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: BPS: Imbas Pandemi Covid-19, 501 Ribu Warga Jakarta Dipinggir Jurang Kemiskinan

Penurunan ini diketahui lantaran penyerapan tenaga kerja sebanyak 78 ribu orang. Sehingga menyebabkan penurunan jumlah pengangguran sebanyak 133 ribu orang.

Kendati begitu, Buyung menuturkan bila TPT DKI menjadi yang tertinggi di seluruh provinsi.

"Meski TPT Jakarta masih di atas TPT nasional yang sebesar 6,49 persen, namun penurunan TPT Jakarta menjadi yang tertinggi diantara seluruh provinsi di Indonesia," lanjutnya

Dari angka tersebut, penurunan TPT pada perempuan lebih besar dari pada penurunan pada laki-laki.

"Data menunjukkan penurunan TPT perempuan sebesar 2,64 persen sedangkan laki-laki sebesar 2,33 persen," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved