Breaking News:

Siaga Banjir 3 Wilayah DKI, Dapur Umum Segera Didirikan di Titik Banjir Terparah di Jaktim

Lima Kelurahan tersebut rawan banjir karena berada di lintasan Kali Ciliwung, sehingga saat musim hujan permukiman warganya kerap terdampak banjir

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
Bima Putra/TribunJakarta.com
Permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu korban banjir luapan Kali Ciliwung di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (31/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sudin Sosial Jakarta Timur bakal menindahkan lokasi dapur umum dari kantor mereka di Jalan Haji Naman, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit.

Kasi Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sudin Sosial Jakarta Timur, Ridwan mengatakan dapur umum tersebut dipindah ke GOR Otista di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara.

"Karena lokasi permukiman yang terdampak banjir lebih banyak di sekitar sana. Ini untuk efisiensi waktu distribusi makanan ke warga yang mengungsi," kata Ridwan saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (6/11/2021).

Permukiman warga korban banjir dimaksud yakni Kelurahan Balekambang, Cililitan, dan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara.

Lima Kelurahan tersebut rawan banjir karena berada di lintasan Kali Ciliwung, sehingga saat musim hujan permukiman warganya kerap terdampak banjir dengan ketinggian lebih dari satu meter.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Warga Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Barat Diimbau Siaga Banjir

Wilayah lain yang berdekatan dengan GOR Otista dan jadi pertimbangan memindahkan dapur umum yakni Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar korban banjir luapan Kali Sunter.

Bila dibanding lokasi dapur umum di Jalan Haji Naman, jarak dari GOR Otista ke permukiman warga korban banjir lebih dekat sehingga mempersingkat waktu distribusi bantuan.

"Kita sudah bersurat ke Sudin Pemuda dan Olahraga yang mengelola GOR Otista. Nanti bila disetujui peralatan dapur umum termasuk tenda akan segera kita pindahkan ke sana," ujarnya.

Baca juga: Tiga Wilayah di DKI Diminta Siaga Banjir, Wagub DKI: Jangan Ada yang Buang Sampah Sembarangan 

Ridwan menuturkan pemindahan ini guna mencapai target Pemkot Jakarta Timur makanan siap saji bagi korban banjir tiba kurang dari satu jam usai laporan warga mengungsi masuk.

Selain dapur umum Sudin Sosial, distribusi makanan untuk korban banjir bakal melibatkan anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) di masing-masing Kelurahan yang sudah dibentuk.

"Di dapur umum kita (Sudin Sosial) petugas yang disiagakan itu ada 12 orang. Sementara untuk di masing-masing KSB itu anggotanya sekitar 20 orang. Di masing-masing KSB juga sudah kita berikan peralatan dapur umum," tuturnya.

Sebelumnya, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur, Achmad Salahuddin mengatakan menargetkan tidak ada keterlambatan dalam distribusi makanan untuk korban banjir.

Baca juga: Tak Ingin Ada Klaster Baru, Wagub DKI Peringatkan Sanksi Cabut Izin 62 Tempat Karaoke Pelanggar PPKM

Menurutnya, ketika banjir terjadi laporan jumlah pengungsi secara berjenjang bakal dilaporkan dari tingkat RT ke RW, selanjutnya Lurah, lalu ke Sudin Sosial Jakarta Timur.

"Secepatnya, kurang dari satu jam. Sebab dilokasi banjirpun sdh ada dapur umum oleh petugas KSB (Kampung Siaga Bencana)," kata Achmad saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (5/11/2021).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved