Dengar Perjuangan Anak Ojol hingga Jadi ASN, Dedi Mulyadi Akui Lebih Susah: Pernah Ga Makan 3 Hari

Ayah dari perempuan bernama Eni yang diajak berbincang Kang Dedi itu baru saja meninggal karena tertimpa pohon tumbang.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi saat berbincang dengan anak mendiang pengemudi ojol yang kini menjadi ASN. 

Setiap hari, mantan Bupati Purwakarta periode 2008-2013 dan 2013-2018 ini selalu disibukan dengan kegiatan.

Dedi Mulyadi saat meminta anak penjual karedok belajar mengulek.
Dedi Mulyadi saat meminta anak penjual karedok belajar mengulek. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Meski begitu, Kang Dedi rupanya memiliki rahasia jitu menjaga kesehatan tubuhnya agar terus terjaga.

Mulanya, hal itu disinggung Kang Dedi di YouTube channelnya.

"Orang nanya kelihatannya teh sehat terus," tutur Dedi Mulyadi dikutip TribunJakarta.com, Minggu (3/10/2021).

Dedi Mulyadi lantas membocorkan kebiasaannya setiap pagi yang tak pernah terlewat.

Rupanya, kuncian Dedi Mulyadi adalah tak lupa mengonsumsi jus tiap pagi dan air putih.

"Saya tuh punya kebiasaan bangun tidur minum air putih kemudian biasa minum jus," sambung Dedi Mulyadi.

Tak sekedar jus, Dedi Mulyani mengaku jus yang dikonsumsinya tanpa gula dan es.

Baca juga: Aksi Dedi Mulyadi Jadi Sopir Truk Pasir, Bingung Cara Buka Pintu dan Tutup Jendela: Mobil Butut

"Jus saya itu tidak boleh ada gula dan tidak boleh ada es,"

"Kenapa tidak boleh ada gula? Karena saya sudah manis, gak perlu ditambah pemanis," seloroh pria berusia 50 tahun itu.

Yang paling utama, dijelaskan Kang Dedi, adalah menjaga kadar gula dalam tubuh tubuh.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi saat menemui guru SPM-nya yang sakit stroke.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi saat menemui guru SPM-nya yang sakit stroke. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

"Kenapa tanpa es? Karena es itu menurunkan daya tahan tubuh," jelasnya sambil tersenyum.

Tak hanya soal makanan, Dedi Mulyadi juga menyebut pikiran berpengaruh kepada kesehatan,

Yang terpenting baginya, jangan mempunyai pikiran negatif.

"Pikirannya dibersihkan, jangan punya pikiran kotor, mencurigai orang lain, apalagi membenci,"

"Jangan deh, itu nyiksa hati dan diri," sambungnya.

Menurut Kang Dedi, hidup bahagia adalah ketenangan pikiran dan diri.

Lebih lanjut, Kang Dedi mengaku hanya makan nasi dalam jumlah sedikit.

Pasalnya, ia tidak banyak bergerak dalam kesehariannya.

"Saya makan sedikit, makannya tubuhnya begini kurus. Tapi tidak loyo," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved