Hari Pahlawan

Hari Pahlawan, Veteran 96 Tahun Cerita 2 Peperangan yang Tak Terlupakan Demi Kemerdekaan RI

Veteran pejuang Kemerdekaan RI Nur Hasan masih tampak sehat meski usianya menginjak 96 tahun. Ia bercerita kenangan menumpas penjajah.

SURYA/SUGIHARTO
Teatrikal pertempuran 10 November dipentaskan di depan Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (9/11/2019). Veteran Pejuang Kemerdekaan RI Nur Hasan masih tampak sehat meski usianya menginjak 96 tahun. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Veteran pejuang Kemerdekaan RI Nur Hasan masih tampak sehat meski usianya menginjak 96 tahun.

Ia pun menceritakan dua peperangan yang tak terlupakan saat menumpas penjajah demi kemerdekaan RI.

Kenangan itu, ia ceritakan saat memperingati Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November.

Nur Hasan kini tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan bermarkas di Jalan H Usman, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

"Saya dulu menjadi anggota BKR (Badan Keamanan Rakyat), saya meningkat menjadi TKR (Tentara Keamanan Rakyat), dan saya meneruskan sampai ke TRI (Tentara Republik Indonesia). Itu saya masuk prajurit 2," tutur Nur Hasan saat ditemui di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Hari Pahlawan 10 November 2021: Ini 30 Kata Mutiara dari Pahlawan, Cocok Dijadikan Status Medsos

Raut wajah yang mengeriput, tak bisa menghapuskan sejumlah kenangan saat dirinya berjuang melawan bangsa asing yang menjajah tanah air tercinta.

Sejumlah perpindahan lokasi dilakukannya bersama pejuang lainnya tatkala harus membebaskan Indonesia dari para tangan penjajah.

Para Veteran Pejuang Kemerdekaan RI yang sedang berkumpul di Kantor LVRI kawasan Jalan H. Usman, Ciputat, Kota Tangsel
Para Veteran Pejuang Kemerdekaan RI yang sedang berkumpul di Kantor LVRI kawasan Jalan H. Usman, Ciputat, Kota Tangsel (Warta Kota/ Rizki Amana)

"Resimen Infantri Batalyon 3, saya menjadi prajurit Siliwangi Bogor. Tanggal 22 Agustus 1945 saya ada di Bogor, tanggal 30 Agustus di Parung Panjang," katanya.

Dari banyak pertempuran di wilayah Indonesia, dirinya paling terkesan dengan dua peperangan yang dilakoninya untuk Kemerdekaan RI.

Baca juga: Spesial Hari Pahlawan, Ini Cara Mendapatkan Tiket Kereta Api Gratis Bagi Guru, Nakes hingga Veteran

Pengalaman berperang yang masih terekam jelas oleh memorinya yakni di wilayah Surabaya, dan Yogyakarta.

"Pengalaman tempur yang berkesan adalah itu dua lokasi. Satu Surabaya, kedua Jogja, perang besar pada waktu masih ada Pak Jenderal Soedirman. Karena itu banyak rakyatnya yang pada gugur, mungkin sudah tak terhitung ya, kita bertempur," ungkap Nur Hasan.

Baca juga: Kumpulan 40 Link Twibbon Hari Pahlawan 10 November 2021, Ini Cara Buatnya

Selain sempat di bawah pimpinan Sang Jenderal Soedirman, dirinya mengaku sempat beberapa kali bersua dengan sang Bapak Proklamator Republik Indonesia yakni Soekarno.

Tak terlalu mengingat tahun berapa pertemuan itu berlangsung, Nur Hasan hanya dapat mengingat sejumlah petuah-petuah dari Presiden Pertama RI tersebut.

Kata Nur Hasan pertemuan dengan Bapak Proklamator Indonesia itu berlangsung saat dirinya menjadi prajurit di Tanah Papua.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved