Hari Pahlawan

Hari Pahlawan, Veteran 96 Tahun Cerita 2 Peperangan yang Tak Terlupakan Demi Kemerdekaan RI

Veteran pejuang Kemerdekaan RI Nur Hasan masih tampak sehat meski usianya menginjak 96 tahun. Ia bercerita kenangan menumpas penjajah.

SURYA/SUGIHARTO
Teatrikal pertempuran 10 November dipentaskan di depan Gedung Grahadi Surabaya, Sabtu (9/11/2019). Veteran Pejuang Kemerdekaan RI Nur Hasan masih tampak sehat meski usianya menginjak 96 tahun. 

Namun keesokan harinya, kedua pihak bentrok dan menyebabkan Brigadir Jenderal Mallaby, pimpinan tentara Inggris, tewas tertembak hingga mobil yang ditumpanginya diledakan oleh milisi.

Melalui Mayor Jenderal Robert Mansergh, pengganti Mallaby, ia mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia bersenjata harus melapor serta meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan.

Tak hanya itu, mereka pun meminta orang Indonesia menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas dengan batas ultimatum pada pukul 06.00, 10 November 1945.

Ultimatum tersebut membuat rakyat Surabaya marah hingga terjadi pertempuran 10 November.

Perang antara kedua kubu berlangsung sekitar tiga minggu.

Tokoh perjuangan yang menggerakkan rakyat Surabaya antara lain Sutomo (Bung Tomo), K.H. Hasyim Asyari, dan Wahab Hasbullah.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah Hari Pahlawan 10 November Beserta Makna Peringatan Hari Pahlawan, dan di WartaKotalive.com dengan judul Hari Pahlawan, Ini Pertempuran Berkesan Bagi Nur Hasan, Pejuang Veteran Berusia Hampir Seabad,

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved