Breaking News:

Selain ke PAUD, Ketua RW di Tangerang Juga Minta Uang Sewa ke Pedagang Lele Rp 500 Ribu

Menurutnya, duit itu diminta sebagai uang sewa tempat karena pedagang berjualan tersebut di fasilitas umum.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Maman Abdul Karim, Ketua RW 04, Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang membantah sudah mengusir dan minta bayaran sewa ke PAUD Anyelir, Jumat (19/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Maman Abdul Karim MAK), Ketua RW 04, Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang, menjadi sorotan, lantaran meminta uang sewa Rp 750 ribu per bulan ke pihak PAUD Anyelir yang menggunakan fasilitas posyandu setempat hingga membuat para murid terpaksa belajar di pelataran.

Tak hanya ke pihak PAUD, MAK juga meminta uang sewa ke pedegang di wilayah tersebut. Alasannya sama, karena pedagang-pedagang itu menggunakan fasilitas umum (fasum).

Permintaan itu diawali dari sebuah diskusi via aplikasi mengirim pesan WhatsApp yang dilakukan bersama warga setempat.

"Dari cerita pemanfaatan fasum, (area RW 04) di depan digunakan untuk pecel lele. Kemudian, yang di tengah kita gunakan untuk sewa pedagang mi di malam hari," aku MAK usai mediasi dengan pihak PAUD Anyelir di kantor Kelurahan Pedurenan, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Paud di Tangerang Gagal PTM karena Gedung Disegel, Diduga Tak Beri Upeti ke Oknum RW:Murid Terlantar

Menurutnya, duit itu diminta sebagai uang sewa tempat karena pedagang tersebut berjualan di fasum. Selain untuk uang sewa tempat, iuran itu juga untuk uang keamanan dan kebersihan.

"Itu memang uang sewa tempat, sewa fasum, kan meraka dagang di situ dan mereka mau," katanya.

"Untuk kebersihan, keamanan. Memang diminta, memang setor sendiri ke kas RW," tambahnya lagi.

Baca juga: Ketua RW Menyangkal Minta Sewa Posyandu Rp750 Ribu hingga Murid PAUD Terlantar: Itu Bercanda Saja

Setidaknya ada dua pedagang yang dimintai duit olehnya, yakni pedagang pecel lele dan pedagang mie. Dia menyebut, besaran uang sewa yang diminta bervariasi.

Uang sewa paling besar dimintanya kepada seorang pedagang pecel lele, yakni sebesar Rp 500 ribu per bulan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved