Nasib Yudha Mahasiswa Viral Protes Dedi Mulyadi: Postingan Sudah Dihapus Tetap Jadi Sasaran Netizen

Nasib tak mengenakan harus dirasakan oleh Yudha, mahasiswa yang viral karena memprotes Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Dedi Mulyadi berdebat dengan Yudha, mahasiswa yang memprotesnya ketika dia sedang membersihkan sampah di Pasar Rebo, Purwakarta, Jawa Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nasib tak mengenakan harus dirasakan oleh Yudha, mahasiswa yang viral karena memprotes Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi.

Pasalnya, meski postingan di Facebook Yudha Dawami Abdas soal konfliknya dengan Kang Dedi telah dihapus, dia tetap menjadi sasaran hujatan netizen.

Setelah viral dan jadi sorotan, Yudha melalui akun Facebook Yudha Dawami Abdas memang sempat meminta maaf.

Selain itu, dia juga sempat curhat bahwa dirinya mendapat hujatan bahkan teror dari orang tak dikenal.

Dia menyebut bahwa sama sekali tak bermaksud panjat sosial (pansos).

"Saya atas nama pribadi minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Kang Haji Dedi Mulyadi," tulis Yudha dalam akun Facebooknya pada Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Sempat Minta Maaf dan Curhat Diteror, Postingan Yudha Mahasiswa yang Protes Dedi Mulyadi Lenyap

Menurut Yudha, dirinya sama sekali tak bermaksud untuk menjatuhkan nama baik Kang Dedi, apalagi sampai berniat pansos atau panjat sosial.

"Tidak ada maksud untuk untuk menjatuhkan Kang Dedi atau numpang tenar sama Kang Dedi," tuturnya.

Dia mengatakan, alasannya menegur Kang Dedi yang saat itu sedang membersihkan Pasar Rebo Purwakarta yakni ingin mempertanyakan perihal relokasi pedagang pasar.

Postingan permohonan maaf dari mahasiswa yang mendebat Dedi Mulyadi.
Postingan permohonan maaf dari mahasiswa yang mendebat Dedi Mulyadi. (Facebook Yudha Dawami Abdas)

"Hanya ingin mempertanyakan perihal relokasi pedagang pasar di pasar-pasar sebelumnya yang belum jelas gimana mereka ke depannya setelah direlokasi apakah tetap bisa mencari penghasilan?," beber Yudha.

"Menurut saya momennya tepat karena hari itu Kang Dedi juga sedang bebersih pasar," lanjutnya.

Yudha meminta maaf karena maksud yang ingin disampaikannya ke Kang Dedi kurang maksimal dan malah menimbulkan banyak tafsir.

Dia mengakui saat itu cukup panik karena banyaknya orang yang seolah 'menghakimi' dirinya.

"Cuma ya maaf saya belum bisa menyampaikan esensi maksud saya.

Saya cukup panik karena terlanjur banyak mata yang tertuju ke arah saya dan menuding saya," kata dia dalam postingannya.

Baca juga: Seperti Inikah Adab Pendukungmu Kang? Nelangsa Yudha Akui Diteror Usai Viral Protes Dedi Mulyadi

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved