Breaking News:

Cerita Kriminal

Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Jakarta-Bogor, BNNK Jakut Amankan Setengah Kg Sabu

BNNK Jakarta Utara membekuk seorang kurir narkoba berinisial AF (28) yang merupakan pengedar jaringan Jakarta-Bogor.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers penangkapan kurir sabu jaringan Jakarta-Bogor oleh BNNK Jakarta Utara, Selasa (23/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara membekuk seorang kurir narkoba berinisial AF (28) yang merupakan pengedar jaringan Jakarta-Bogor.

Dalam penangkapan ini, petugas mengamankan 508,3 gram sabu dari tangan AF.

Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Bambang Yudistira mengatakan, pengungkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat terkait peredaran sabu di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya.

Informasi tersebut disampaikan melalui aplikasi terpadu bikinan BNNK Jakarta Utara yakni Si PITUNG (Sistem Pengaduan dan Informasi Terpadu Ungkap Narkotika Gelap).

"Maka selanjutnya tim dari BNNK Jakarta Utara melakukan penyelidikan dan ditemukan seseorang yang dicurigai dengan ciri-ciri sama," kata Bambang di Kantor BNNK Jakarta Utara, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Pelaku Begal Karyawati Basarnas Sempat Pesta Sabu Sebelum Beraksi, Lakukan Aksi Serupa di 2 TKP Lain

Kemudian, hasil penyelidikan, pada tanggal 15 November petugas langsung membekuk AF di Jalan Raya Parung, Bogor, Jawa Barat.

AF ditangkap ketika sedang mengendarai motor tepatnya di depan sebuah bank swasta di jalan tersebut.

Petugas langsung menggeledah AF dan mendapati barang bukti sabu tersimpan dalam jok motor yang bersangkutan.

Baca juga: 4,8 Kg Sabu Asal Malaysia ke Tangerang Diduga Disiapkan untuk Momen Tahun Baru

"Kami menemukan barang bukti enam bungkus narkotika golongan 1 jenis sabu dengan berat total 508,3 gram. Barang bukti tersebut disimpan dalam jok motornya," ucap Bambang.

Hasil interogasi, AF mengaku bahwa barang bukti tersebut diambilnya dari parkiran restoran cepat saji yang juga berada di wilayah Parung.

"Itu atas perintah dan petunjuk dari DPO berinisial S. Kemudian tersangka akan dipandu menyerahkan barang tersebut ke wilayah Kampung Bahari," sambung Bambang.

Usai penangkapan, AF langsung dibawa ke Kantor BNNK Jakarta Utara untuk diproses lebih lanjut.

Yang bersangkutan dijerat pasal 114 ayat 2 subsidair pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved