Mulai Dibangun, Polder Depan MAG Jadi Proyek Prioritas DKI untuk Bikin Kelapa Gading Bebas Banjir

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta tengah membangun polder atau sistem penanganan banjir di ruas jalan depan Mal Artha Gading (MAG), Kelapa Gading.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Pembangunan polder di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara - Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta tengah membangun polder atau sistem penanganan banjir di ruas jalan depan Mal Artha Gading (MAG), Kelapa Gading. 

"Pengerjaannya sampe dengan Desember 2022. Supaya semua pengguna jalan bisa memahami betul, bisa cari alternatif lain untuk dia bisa melanjutkan perjalanan," kata Harlem di lokasi, Kamis siang.

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas jalan depan Mal Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara terkait pembangunan polder Artha Gading oleh Dinas SDA DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021).
Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas jalan depan Mal Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara terkait pembangunan polder Artha Gading oleh Dinas SDA DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021). (Istimewa)

Sementara ini, penutupan ruas jalan yang terdampak pembangunan proyek garapan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta tersebut akan berlangsung 24 jam.

Pasalnya, sejumlah alat berat dipastikan akan keluar masuk area proyek pembangunan polder ini.

"Untuk saat ini masih 24 jam, karena masih permulaan. Karena alat berat juga kan akan masuk di lokasi ini, sehingga perlu penutupan yang kita lakukan sesuai dengan jam kerja mereka," ucap Harlem.

Dalam prosesnya, petugas memasang pembatas untuk menutup ruas Jalan Buolevard Artha Gading.

Karenanya, pengendara yang hendak melewati Jalan Boulevard Artha Gading menuju Jalan Yos Sudarso diarahkan ke kiri menuju Jalan Artha Gading Selatan.

"Kemudian belok kanan melintasi Jembatan Merah Artha Gading," kata Harlem.

Di sisi lain, kendaraan dari Jalan Artha Gading Selatan menuju Jalan Boulevard Artha Gading diarahkan menuju Jalan MOI Gate A menuju Jalan Boulevard Barat Raya, hingga kemudian ke Jalan Raya Gading Kirana.

Selain itu, kendaraan dari Jalan Boulevard Artha Gading yang hendak masuk tol Ir. Wiyoto Wiyono akan dialihkan masuk melalui Gerbang Tol Cempaka Putih.

"Jadi tidak ke Gerbang Tol Podomoro, tapi melalui Jalan Artha Gading Selatan, kemudian belok kanan melintasi Jembatan Merah Artha Gading lalu belok kiri menuju Jalan Yos Sudarso ke arah Jalan Ahmad Yani," jelas Harlem.

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara mengerahkan 15 petugas setiap harinya dalam proses penutupan ruas jalan ini.

3 Maling Motor di Kelapa Gading Pakai Uang Hasil Kejahatan untuk Beli Narkoba hingga Burung Kicau

Tapi, Sudinhub tidak bekerja sendiri dalam keberlangsungan rekayasa lalu lintas ini, melainkan bekerjasama dengan stakeholder lain, terutama Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Utara.

Kasat Lantas Wilayah Jakarta Utara Kompol Gusti Sunawa memastikan, pihaknya turut terlibat dalam mengatur dan mengimbau pengendara untuk bisa mengambil jalur alternatif dan tetap mematuhi tata tertib.

"Kami mengerahkan 15 personel setiap harinya untuk sama-sama terlibat, berkoordinasi terkait rekayasa lalu lintas ini," kata Gusti.

"Harapan kami pengendara dapat mengerti terkait rekayasa lalu lintas ini dan tetap mematuhi aturan-aturan selama berkendara," sambung Gusti.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved